Pelemahan rupiah membuat biaya impor meningkat, sehingga diperlukan strategi efisiensi.
Kemenpar mendorong pelaku usaha untuk memperkuat penggunaan produk lokal dalam industri pariwisata, tanpa mengurangi kualitas layanan kepada wisatawan.
"Wisatawan mancanegara menghargai yang lokal. Tapi di sisi lain ada juga yang ingin produk yang sudah biasa mereka pakai, jadi harus diseimbangkan," ujar dia.*