BREAKING NEWS
Senin, 01 Juni 2026

Prabowo: Saat Negara Lain Kesulitan, Indonesia Sudah Swasembada Pangan

Adelia Syafitri - Senin, 01 Juni 2026 18:34 WIB
Prabowo: Saat Negara Lain Kesulitan, Indonesia Sudah Swasembada Pangan
Presiden Prabowo Subianto, saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026). (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia telah mencapai swasembada pangan dan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan global dibandingkan banyak negara lainnya. Pernyataan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).

Menurut Prabowo, keberhasilan memperkuat ketahanan pangan menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga kemandirian bangsa di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik dunia.

"Dan sekarang kita sudah swasembada pangan. Di mana banyak negara menghadapi kesulitan, kita sudah lebih siap," kata Prabowo dalam pidatonya.

Baca Juga:

Presiden menegaskan Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat besar dan menjadi salah satu produsen utama berbagai komoditas strategis yang dibutuhkan dunia modern. Mulai dari mineral penting, logam tanah jarang, nikel, tembaga, emas, hingga komoditas perkebunan dan pertanian.

Menurutnya, potensi tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

"Kita memiliki sumber daya alam yang luar biasa. Kita adalah salah satu produsen terbesar komoditas penting yang dibutuhkan dunia modern dan teknologi tinggi," ujarnya.

Meski demikian, Prabowo mengakui selama bertahun-tahun sebagian besar nilai tambah dari kekayaan alam Indonesia belum sepenuhnya dinikmati masyarakat. Karena itu, pemerintah saat ini fokus menjalankan strategi transformasi ekonomi yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

Ia menilai pembangunan ekonomi harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila dengan memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyoroti pentingnya memperkuat sektor pertanian sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional. Menurutnya, petani harus mendapatkan dukungan yang memadai, termasuk ketersediaan pupuk dengan harga yang terjangkau dan distribusi yang tepat waktu.

"Petani kita harus memperoleh pupuk yang tepat waktu dan harga yang benar," katanya.

Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa ketahanan pangan menjadi bagian dari strategi besar transformasi bangsa yang dijalankan pemerintah. Program tersebut berjalan seiring dengan penguatan hilirisasi sumber daya alam, pengembangan koperasi, serta pembangunan ekonomi berbasis desa.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru