BREAKING NEWS
Jumat, 05 Juni 2026

Rupiah dan IHSG Melemah, Ekonom Ingatkan Risiko Pasar Modal Terancam

Johan - Jumat, 05 Juni 2026 22:43 WIB
Rupiah dan IHSG Melemah, Ekonom Ingatkan Risiko Pasar Modal Terancam
Ilustrasi. (Foto: ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah seiring dengan koreksi tajam yang terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (5/6/2026). Kondisi ini memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap stabilitas pasar modal Indonesia.

Ekonom Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI), Ronny P. Sasmita, menilai pelemahan rupiah dan IHSG secara bersamaan menunjukkan meningkatnya persepsi risiko terhadap perekonomian nasional.

"Artinya, investor global maupun domestik sedang melakukan penyesuaian persepsi terhadap risiko ekonomi Indonesia," kata Ronny, Jumat (5/6/2026).

Baca Juga:

Menurutnya, meskipun pelemahan rupiah dalam jangka pendek dapat menguntungkan sektor ekspor, namun dampak negatif akan lebih dominan jika kondisi tersebut terus berlanjut dalam jangka panjang.

Ia menegaskan, yang paling perlu diwaspadai adalah dampaknya terhadap arus investasi. Ketika nilai tukar melemah dan pasar saham terkoreksi, investor dinilai akan melihat meningkatnya ketidakpastian ekonomi.

Selain itu, ia menekankan bahwa pasar keuangan tidak hanya bergerak berdasarkan data ekonomi, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor kepercayaan investor.

"Ketika rupiah dan IHSG sama-sama melemah, muncul risiko terbentuknya persepsi negatif yang dapat memicu arus keluar modal lebih lanjut," ujarnya.

"Karena itu, stabilisasi ekspektasi pasar menjadi sama pentingnya dengan kebijakan ekonomi itu sendiri," tambahnya.

Pada penutupan perdagangan Jumat (5/6), IHSG tercatat turun tajam 231,81 poin atau 3,97 persen ke level 5.607,98. Indeks LQ45 juga ikut terkoreksi 3,99 persen ke level 557,75.*

(dw/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rupiah Melemah, ESDM Genjot Produksi Minyak Dalam Negeri untuk Kurangi Impor
Sandiaga Uno Beberkan Strategi Perkuat Rupiah, Bisa Kembali ke Rp15.000 per Dolar AS!
Rupiah Kembali Tergelincir, Tembus Rp18.051 per Dolar AS!
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.833, Tekanan Datang dari Saham Big Caps
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Istana: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat
IHSG Ambles 1,70 Persen ke 5.839, BEI Pastikan Fundamental Emiten Masih Kuat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru