Terpukau Danau Toba, Pelari 34 Negara Bilang “Ini Surga” di Trail of The Kings UTMB 2026
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat pertumbuhan ekonomi provinsi tersebut pada triwulan I 2026 mencapai 4,98 persen secara tahunan (year on year).
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kinerja ekonomi Sumut dinilai masih menunjukkan ketahanan.
Kepala BPS Sumut Asim Saputra mengatakan, struktur ekonomi daerah yang masih bertumpu pada sektor pertanian dan perkebunan menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan.Baca Juga:
"Ini menunjukkan bahwa ekonomi Sumut tetap resilien di situasi sekarang, di tengah dinamika global terutama konflik di Timur Tengah," ujar Asim dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa, 9 Juni 2026.
Asim menjelaskan, ekspor Sumut masih didominasi komoditas minyak nabati dan hewani, dengan pasar utama Amerika Serikat dan Tiongkok.
Kondisi geopolitik global, menurut dia, turut memengaruhi kinerja perdagangan luar negeri daerah.
Namun, di sisi lain, pelemahan nilai tukar rupiah justru memberikan keuntungan bagi komoditas ekspor, terutama crude palm oil (CPO). Kenaikan harga CPO di pasar global disebut turut menopang kinerja ekonomi Sumut.
"Di satu sisi ada tekanan dari konflik global, tetapi di sisi lain ada keuntungan dari ekspor CPO yang menguat," kata dia.
BPS mencatat lebih dari 51 persen pertumbuhan ekonomi Sumut ditopang oleh konsumsi rumah tangga. Hal ini menunjukkan daya beli masyarakat masih relatif terjaga.
Asim mengimbau masyarakat untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan membeli produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selain konsumsi, pertumbuhan ekonomi Sumut juga didorong oleh meningkatnya aktivitas ekonomi dari berbagai agenda berskala nasional dan internasional yang digelar di daerah tersebut, seperti Piala AFF U-19 2026, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), hingga Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU).
"Banyaknya kegiatan ini mendorong perputaran uang dan membuka peluang usaha baru," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut Poppy Marulita Hutagalung mencatat inflasi Sumut pada Mei 2026 sebesar 4,35 persen secara tahunan, naik dari posisi sebelumnya 2,92 persen.
Komoditas penyumbang inflasi terbesar antara lain emas perhiasan, tomat, beras, cabai merah, dan ikan dencis.
Dari delapan kota indeks harga konsumen (IHK), inflasi tertinggi terjadi di Gunungsitoli sebesar 5,35 persen, sementara terendah di Kabupaten Karo sebesar 3,98 persen.
Pemerintah Provinsi Sumut, kata Poppy, telah menerapkan strategi pengendalian inflasi melalui pendekatan 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.
"Kita juga melakukan kerja sama operasional untuk komoditas cabai merah dengan Kabupaten Karo, dan akan diperluas untuk komoditas lainnya," ujarnya.*
(ad)
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menyatakan belum membahas usulan menjadikan gula pasir sebagai salah satu komponen dalam program bantuan pangan nasio
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan pengadilan terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanue
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian
NASIONAL
MEDAN Rupiah saat ini menjadi mata uang resmi yang digunakan masyarakat Indonesia dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, jauh sebelum Ru
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan me
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) ter
EKONOMI
SEMARANG Perjalanan hidup seseorang terkadang tidak hanya ditentukan oleh satu profesi atau satu bidang yang ditekuni. Hal itu tergambar
SOSOK
JAKARTA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dewan Perwak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal S.E., M.AP., menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) II Himpunan Keluarga Besar Masyarakat Kabup
PEMERINTAHAN