BREAKING NEWS
Sabtu, 18 Juli 2026

Transaksi Koperasi Desa Merah Putih Tembus Rp56,8 Miliar, Pupuk Jadi Komoditas Penjualan Terbesar

Adelia Syafitri - Sabtu, 18 Juli 2026 08:56 WIB
Transaksi Koperasi Desa Merah Putih Tembus Rp56,8 Miliar, Pupuk Jadi Komoditas Penjualan Terbesar
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Aktivitas ekonomi melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus menunjukkan perkembangan.

Sepanjang 2026, nilai transaksi koperasi tersebut tercatat mencapai Rp56,8 miliar dengan jumlah transaksi sebanyak 54.316 kali.

Data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) yang diakses di Jakarta, Jumat, mencatat sektor pertanian menjadi salah satu penggerak utama transaksi koperasi, terutama melalui penjualan berbagai jenis pupuk.

Baca Juga:

Komoditas dengan nilai transaksi terbesar adalah pupuk NPK Phonska yang mencapai Rp15,09 miliar dengan volume transaksi sekitar 8,17 juta.

Posisi kedua ditempati pupuk Urea N 46 persen dengan nilai transaksi sebesar Rp11,27 miliar dari volume transaksi sekitar 6,20 juta.

Selain pupuk, transaksi KDKMP juga banyak berasal dari kebutuhan pokok masyarakat serta sejumlah barang bersubsidi.

Produk minyak goreng Bimoli kemasan 2 liter tercatat memiliki nilai transaksi sebesar Rp3,63 miliar.

Sementara itu, beras medium SPHP kemasan 5 kilogram mencapai nilai transaksi Rp2,49 miliar, disusul komoditas beras lainnya sebesar Rp1,14 miliar.

Beberapa komoditas lain yang turut banyak diperjualbelikan melalui koperasi antara lain LPG 3 kilogram dengan nilai transaksi Rp486 juta serta gula kemasan 1 kilogram sebesar Rp284,78 juta.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan pemerintah akan memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pusat distribusi barang bersubsidi bagi masyarakat.

Menurut Ferry, keputusan tersebut merupakan hasil rapat kabinet terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.

Sejumlah barang subsidi yang nantinya akan disalurkan melalui jaringan KDKMP meliputi LPG 3 kilogram, pupuk, minyak goreng, dan beras.

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
UMKM Wajib Tahu! KUR BNI 2026 Resmi Dibuka, Simak Tabel Angsuran dan Syarat Pengajuannya
Dubes Prancis Terpukau Pesona Situs Megalitik Nias, Tertarik Perkuat Kerja Sama Pariwisata: Luar Biasa!
Pemko dan Kemenag Tanjungbalai Gelar Gerakan Indonesia Berkiblat 2026, Manfaatkan Fenomena Rashdul Kiblat
TP PKK Asahan Kunjungi Paviliun Asahan di PRSU ke-50, Dukung Promosi UMKM dan Produk Unggulan Daerah
Bupati Asahan Buka Expo Inovasi Universitas Asahan 2026, Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemerintah Bangun Daerah
Bupati Labuhanbatu Selatan Luncurkan JUMPA BERLIAN, Gerakan Jumat Bersih Wujudkan Lingkungan Sehat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru