Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
GUNUNGSITOLI — Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya mengajak masyarakat di Kepulauan Nias untuk menjaga dan menggunakan rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah di Indonesia.
Menurut Surya, rupiah tidak hanya memiliki fungsi sebagai alat transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi simbol kedaulatan negara, identitas nasional, serta bentuk penghormatan terhadap bangsa Indonesia.
Ajakan tersebut disampaikan Surya saat membacakan sambutan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution sekaligus membuka kegiatan Jelajah Rupiah Kepulauan Nias di Alun-alun Kota Gunungsitoli, Kamis (23/7/2026).
Baca Juga:
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sibolga tersebut bertujuan memastikan masyarakat di wilayah Kepulauan Nias mendapatkan akses terhadap uang rupiah layak edar.
Dalam sambutannya, Surya mengatakan Kepulauan Nias memiliki potensi ekonomi yang sangat besar.
Potensi tersebut meliputi sektor pariwisata, kelautan, pertanian, perkebunan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Kepulauan Nias punya potensi yang sangat besar. Mulai dari sektor pariwisata kelas dunia, kelautan, pertanian, perkebunan, serta UMKM sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat," sebut Surya.
Menurutnya, berbagai potensi tersebut harus didukung dengan sistem pembayaran yang aman, mudah, dan dapat dijangkau seluruh masyarakat.
Surya menjelaskan, program Jelajah Rupiah bukan hanya kegiatan distribusi uang tunai, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran negara dalam memberikan akses yang sama terhadap rupiah bagi masyarakat di daerah.
"Dengan potensi itu, perlu dukungan sistem pembayaran yang aman, lancar, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Karena Jelajah Rupiah ini bukan sekadar mendistribusikan uang layak edar, tetapi menghadirkan negara agar masyarakat mendapatkan hak yang sama mengakses rupiah," jelas Wagub Surya.
Surya menegaskan, masyarakat juga perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan, termasuk cara merawat uang rupiah agar dapat digunakan lebih lama.
Ia mengatakan, perkembangan teknologi pembayaran digital harus berjalan seiring dengan ketersediaan uang tunai.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.