“Ditangkap Dulu Baru Ditembak?”, 24 Tahun Kasus Arby Saputra Masih Menyisakan Pertanyaan
Catatan redaksi Berita ini dibuat berdasarkan keterangan keluarga serta dokumen DPR RI dan kliping Pos Metro Medan yang diperlihatkan kepad
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Nilai tukar rupiah diproyeksikan kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (11/8/2026). Penguatan rupiah diperkirakan berlanjut setelah Presiden Prabowo Subianto mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI).
Pengamat komoditas dan mata uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif, namun ditutup menguat pada perdagangan besok.
"Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp 17.700-Rp 17.750," kata Ibrahim dalam keterangannya, Senin (10/8/2026).Baca Juga:
Proyeksi tersebut muncul setelah nama Destry resmi diajukan Presiden Prabowo sebagai calon tunggal Gubernur BI. Pengajuan tersebut tertuang dalam Surat Presiden (Surpres) yang telah diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Sementara itu, rupiah pada perdagangan Senin (10/8/2026) ditutup menguat 142 poin ke level Rp 17.755 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah berada di posisi Rp 17.897 per dolar AS.
Meski rupiah diproyeksikan melanjutkan penguatan, Ibrahim mengatakan sentimen domestik masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah melemahnya tingkat kepercayaan konsumen Indonesia pada Juli 2026.
Berdasarkan data Bank Indonesia, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) turun menjadi 116,8 pada Juli 2026 dari 117,8 pada Juni 2026.
Menurut Ibrahim, meski mengalami penurunan, level IKK masih berada di atas 100 yang menunjukkan konsumen secara umum masih optimistis terhadap kondisi perekonomian.
Namun, tren penurunan selama tiga bulan terakhir menunjukkan masyarakat mulai lebih berhati-hati dalam melakukan pembelian dan mengatur pengeluaran.
"Tren ini menunjukkan konsumen mulai lebih berhati-hati dalam melihat kondisi ekonomi dan menentukan keputusan belanja," jelasnya.
Ibrahim menilai pelemahan keyakinan konsumen perlu menjadi perhatian karena konsumsi rumah tangga merupakan salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Jika tren tersebut terus berlanjut, ruang pertumbuhan konsumsi rumah tangga berpotensi ikut tertekan. Masyarakat dinilai akan semakin selektif dalam menggunakan pendapatan dan cenderung menahan belanja.
Catatan redaksi Berita ini dibuat berdasarkan keterangan keluarga serta dokumen DPR RI dan kliping Pos Metro Medan yang diperlihatkan kepad
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan empat tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Ba
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa 16 saksi dalam penyidik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto menyebut perburuan pengusaha minyak ters
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kebijakan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate ke level 5,75 memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat, khu
EKONOMI
JAKARTA Konten kreator Bigmo alias Muhammad Jannah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin (10/8/2026), terkait dugaan eksploitas
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah diproyeksikan kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (11/8/2026). Penguata
EKONOMI
JAKARTA Sebanyak 1.147 personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) disiapkan untuk mengamankan rangkaian peringatan HUT ke81 Kemerd
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memastikan kondisi keamanan nasional menjelang peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI dalam keadaan mantap dan terkendali.
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2013 tentang Lembaga Kemasyarak
PEMERINTAHAN