BREAKING NEWS
Senin, 07 September 2026

Butuh Modal Usaha Rp500 Juta? Ini Simulasi Angsuran KUR BNI 2026

Adelia Syafitri - Senin, 07 September 2026 08:34 WIB
Butuh Modal Usaha Rp500 Juta? Ini Simulasi Angsuran KUR BNI 2026
Bank BNI. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Skema pinjaman dan tabel angsuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2026 untuk plafon Rp500 juta menjadi salah satu informasi yang penting diketahui pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebelum mengajukan pembiayaan.

Program KUR merupakan fasilitas pembiayaan yang disediakan pemerintah melalui perbankan untuk membantu pelaku UMKM memperoleh akses permodalan.

Salah satu bank yang menyalurkan program tersebut adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.

Baca Juga:

KUR BNI dapat digunakan untuk kebutuhan modal kerja maupun investasi produktif.

Dengan adanya fasilitas tersebut, pelaku usaha memiliki pilihan pembiayaan untuk mengembangkan bisnis sesuai kebutuhan dan kemampuan pembayaran.

Dalam informasi yang tercantum pada materi pengajuan KUR BNI, suku bunga disebut sebesar 6 persen efektif per tahun atau sekitar 0,5 persen per bulan.

Tenor pinjaman juga tersedia dalam jangka waktu tertentu hingga 60 bulan atau lima tahun, tergantung jenis dan ketentuan kredit yang berlaku.

Sebelum mengajukan pinjaman, calon debitur perlu menghitung kemampuan keuangan usaha.

Hal ini penting agar besarnya cicilan setiap bulan tidak mengganggu arus kas bisnis.

Syarat Pengajuan KUR BNI 2026

Berdasarkan informasi yang dicantumkan pada laman resmi BNI Experience, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon debitur KUR BNI.

Persyaratan tersebut antara lain:

- Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Usaha telah berjalan minimal enam bulan.
- Fotokopi e-KTP dan Kartu Keluarga (KK).
- Fotokopi surat nikah bagi yang telah menikah.
- Surat izin usaha berupa NIB atau surat keterangan usaha lainnya yang diterbitkan pejabat berwenang.
- Fotokopi dokumen agunan untuk pengajuan kredit di atas Rp100 juta.
- NPWP untuk pengajuan kredit lebih dari Rp50 juta.
- Tidak sedang menerima kredit produktif dan kredit program di luar KUR dari perbankan atau lembaga pembiayaan.

Calon debitur yang sedang memiliki Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) untuk tujuan produktif, dan kartu kredit tetap dapat mengajukan KUR sepanjang kredit tersebut berada dalam kondisi lancar, sesuai ketentuan yang berlaku.

Cara Mengajukan KUR BNI 2026

Pengajuan KUR BNI dapat dilakukan secara online maupun dengan mendatangi kantor cabang BNI.

Pengajuan Online

Calon debitur dapat melakukan pengajuan melalui laman resmi e-form BNI. Tahapannya meliputi:

- Mengunjungi situs resmi eform.bni.co.id.
- Membaca syarat dan ketentuan KUR.
- Mencentang persetujuan terhadap persyaratan umum.
- Memilih opsi "Lanjutkan".
- Mengisi data diri dan data usaha pada kolom yang tersedia.
- Menunggu informasi lanjutan dari pihak BNI.
- Pihak BNI akan melakukan survei ke lokasi usaha dan wawancara.


Pengajuan Offline

Untuk pengajuan secara langsung, calon debitur dapat mendatangi kantor cabang BNI dengan membawa dokumen persyaratan.

Setelah mengambil nomor antrean, calon debitur akan diminta mengisi formulir pengajuan KUR.

Jika pengajuan membutuhkan agunan, calon debitur juga perlu menyerahkan dokumen agunan sesuai ketentuan.

Selanjutnya, pihak BNI akan melakukan survei ke lokasi usaha dan wawancara mengenai bisnis yang dijalankan.

Proses persetujuan kredit biasanya memerlukan waktu sekitar 3-7 hari kerja, meskipun waktu tersebut dapat berbeda bergantung pada proses verifikasi dan ketentuan bank.

Tabel Angsuran KUR BNI 2026 Rp500 Juta

Besarnya cicilan menjadi salah satu hal yang perlu diperhitungkan sebelum mengambil pinjaman.

Dengan mengetahui estimasi angsuran, pelaku UMKM dapat menyesuaikan tenor dengan kemampuan arus kas usaha.

Berikut tabel angsuran KUR BNI 2026 untuk pinjaman Rp500 juta berdasarkan data yang diberikan:

12 bulan (1 tahun): Rp43.033.215/per Bulan
24 bulan (2 tahun): Rp22.160.305/per Bulan
36 bulan (3 tahun): Rp15.210.969/per Bulan
48 bulan (4 tahun): Rp11.742.515/per Bulan
60 bulan (5 tahun): Rp9.666.401/per Bulan

Semakin panjang tenor, cicilan bulanan menjadi lebih ringan.

Namun, calon debitur tetap perlu memperhitungkan total biaya pembiayaan serta kemampuan usaha dalam memenuhi kewajiban pembayaran hingga pinjaman lunas.

Besaran angsuran yang tercantum di atas merupakan angka berdasarkan skema dalam materi yang diberikan dan bukan jaminan bahwa setiap pengajuan KUR BNI Rp500 juta akan memperoleh cicilan dengan nominal yang sama.

Keputusan kredit, plafon, tenor, persyaratan, serta biaya lainnya tetap mengikuti hasil analisis dan ketentuan BNI yang berlaku saat pengajuan.

Karena itu, pelaku UMKM sebaiknya memastikan informasi terbaru langsung melalui kanal resmi BNI sebelum mengajukan pinjaman.* (di/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Delegasi Indonesia-Malaysia-Thailand Tiba di Medan, PTM IMT-GT ke-32 Segera Digelar
Butuh Modal Usaha? Ini Simulasi KUR BRI Rp100 Juta dan Syarat Pengajuannya
AHY Akui Ekonomi Rakyat Masih Tertekan: Harga Kebutuhan Naik, Kerja Layak Sulit
Jadi Bagian Pemerintah Prabowo, AHY Minta Kader Demokrat Tetap Jujur Lihat Kondisi Rakyat: Jangan Menjauh dari Kenyataan
Pupuk Indonesia Jajaki Bangun Pabrik Urea di Rusia Berkapasitas 3,5 Juta Ton per Tahun
KUR BCA 2026 Rp100 Juta, Ini Syarat, Cara Pengajuan dan Simulasi Cicilannya!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru