Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA — Kredit Usaha Rakyat atau KUR BNI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membutuhkan tambahan modal usaha.
Program KUR merupakan pembiayaan yang didukung pemerintah dan disalurkan melalui perbankan, termasuk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.
KUR dapat digunakan untuk kebutuhan modal kerja maupun investasi yang produktif.
Baca Juga:
Bagi pelaku UMKM, pembiayaan ini dapat membantu mengembangkan usaha sekaligus memenuhi kebutuhan modal.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan pinjaman adalah besaran cicilan.
Dengan mengetahui simulasi angsuran sejak awal, calon debitur dapat menyesuaikan jumlah pinjaman dengan kemampuan keuangan dan arus kas usaha.
BNI menawarkan bunga KUR sebesar 6 persen efektif per tahun atau sekitar 0,5 persen per bulan.
Tenor pinjaman juga tersedia secara fleksibel hingga 60 bulan atau lima tahun.
Syarat Pengajuan KUR BNI 2026
Berdasarkan informasi yang tercantum di laman resmi BNI, terdapat sejumlah persyaratan yang perlu dipenuhi calon debitur KUR BNI 2026.
Persyaratan tersebut antara lain:
- Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Usaha telah berjalan minimal enam bulan.
- Fotokopi e-KTP dan Kartu Keluarga (KK).
- Fotokopi surat nikah bagi yang telah menikah.
- Surat izin usaha berupa NIB atau surat keterangan usaha lainnya yang diterbitkan pejabat berwenang.
- Fotokopi dokumen agunan untuk pengajuan kredit di atas Rp100 juta.
- NPWP untuk pengajuan kredit lebih dari Rp50 juta.
- Tidak sedang menerima kredit produktif dan kredit program di luar KUR dari perbankan atau lembaga pembiayaan.
Calon debitur yang sedang memiliki Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) untuk tujuan produktif, dan/atau kartu kredit tetap dapat mengajukan KUR BNI sepanjang kredit tersebut berada dalam kondisi lancar.
Cara Pengajuan KUR BNI 2026
Pengajuan KUR BNI dapat dilakukan secara online maupun secara langsung dengan mendatangi kantor cabang BNI.
Untuk pengajuan secara online, calon debitur dapat mengakses laman eform BNI.
Tahapannya sebagai berikut:
- Mengunjungi situs resmi eform BNI.
- Membaca syarat dan ketentuan KUR.
- Mencentang persetujuan persyaratan umum.
- Memilih menu "Lanjutkan".
- Mengisi data diri dan data usaha pada kolom yang tersedia.
- Menunggu informasi selanjutnya dari pihak BNI.
- Pihak BNI akan melakukan survei ke lokasi usaha dan wawancara.
Sementara itu, pengajuan secara offline dapat dilakukan dengan mendatangi kantor cabang BNI dengan membawa seluruh dokumen persyaratan.
Setelah mengambil nomor antrean, calon debitur akan diminta mengisi formulir pengajuan KUR.
Jika pengajuan membutuhkan agunan, dokumen atau barang agunan juga perlu disiapkan sesuai ketentuan bank.
Selanjutnya, pihak BNI akan melakukan survei ke lokasi usaha dan wawancara mengenai bisnis yang dijalankan.
Proses persetujuan kredit biasanya memerlukan waktu sekitar tiga sampai tujuh hari kerja, sesuai proses dan penilaian bank.
Tabel Angsuran KUR BNI 2026 Plafon Rp500 Juta
Calon debitur yang berencana mengajukan KUR BNI dengan plafon Rp500 juta perlu memperhitungkan kemampuan membayar cicilan setiap bulan.
Berdasarkan simulasi angsuran yang tersedia dalam bahan informasi tersebut, berikut perkiraan cicilan KUR BNI Rp500 juta untuk tenor satu hingga lima tahun:
12 bulan: Rp43.033.215per Bulan
24 bulan: Rp22.160.305per Bulan
36 bulan: Rp15.210.969per Bulan
48 bulan: Rp11.742.515per Bulan
60 bulan: Rp9.666.401per Bulan
Semakin panjang tenor pinjaman, angsuran bulanan menjadi lebih rendah.
Namun, calon debitur tetap perlu memperhitungkan kemampuan arus kas usaha sebelum menentukan jangka waktu pinjaman.
Perlu diperhatikan, simulasi angsuran bukan berarti pengajuan pinjaman otomatis disetujui.
Keputusan kredit tetap bergantung pada hasil analisis dan penilaian BNI serta pemenuhan persyaratan yang berlaku.
Karena itu, pelaku UMKM sebaiknya menghitung kebutuhan modal dan kemampuan membayar cicilan terlebih dahulu sebelum mengajukan KUR BNI 2026.* (di/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.