BREAKING NEWS
Selasa, 06 Oktober 2026

Harga Emas Antam Turun Lagi 6 Oktober 2026, Kini Rp2,57 Juta per Gram

Administrator - Selasa, 06 Oktober 2026 09:29 WIB
Harga Emas Antam Turun Lagi 6 Oktober 2026, Kini Rp2,57 Juta per Gram
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam turun pada perdagangan Selasa, 6 Oktober 2026.

Harga emas Antam hari ini berada di level Rp2.570.000 per gram.

Baca Juga:
Harga tersebut turun Rp10.000 dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.

Penurunan juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback.

Antam menetapkan harga buyback sebesar Rp2.376.000 per gram, turun Rp10.000 dalam sehari.

Daftar Harga Emas Antam 6 Oktober 2026

Berikut harga emas batangan Logam Mulia Antam berdasarkan ukuran:

0,5 gram: Rp1.340.000
1 gram: Rp2.580.000
2 gram: Rp5.100.000
3 gram: Rp7.625.000
5 gram: Rp12.675.000
10 gram: Rp25.295.000
25 gram: Rp63.112.000
50 gram: Rp126.145.000
100 gram: Rp252.212.000
250 gram: Rp630.265.000
500 gram: Rp1.260.320.000
1.000 gram atau 1 kilogram: Rp2.520.600.000.

Pergerakan harga emas Antam tidak terlepas dari perkembangan harga emas dunia.

Harga emas dunia di pasar spot pada perdagangan sebelumnya ditutup di level US$4.134,3 per troy ons.

Angka tersebut turun 0,14 persen dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Pergerakan emas dunia dipengaruhi sejumlah sentimen dari perekonomian Amerika Serikat.

Salah satunya adalah data ketenagakerjaan AS yang berada di bawah ekspektasi pasar.

Pada September, ekonomi Amerika Serikat hanya menciptakan 29.000 lapangan kerja non-pertanian (non-farm payroll).

Angka tersebut jauh di bawah perkiraan pasar sebesar 90.000 lapangan kerja.

Baca Juga:

Capaian tersebut juga turun dibandingkan Agustus yang mencapai 133.000 lapangan kerja.

Data tersebut membuat pasar menilai Federal Reserve atau bank sentral AS tidak perlu menaikkan suku bunga acuan dalam rapat Oktober.

Berdasarkan CME FedWatch, peluang kenaikan Federal Funds Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4-4,25 persen dalam rapat bulan ini turun menjadi 22,7 persen.

Sepekan sebelumnya, peluang tersebut masih berada di 70,9 persen.

Emas merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset).

Karena itu, emas cenderung kurang menarik ketika suku bunga meningkat karena investor memiliki pilihan instrumen lain yang memberikan imbal hasil.

Di sisi lain, harga emas masih menghadapi tekanan dari kenaikan imbal hasil atau yield obligasi pemerintah Amerika Serikat.

Pada perdagangan sebelumnya, yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 2 basis poin menjadi 5,304 persen.

Level tersebut merupakan yang tertinggi sejak Maret 2022 atau lebih dari empat tahun terakhir.

Kenaikan yield membuat emas menjadi kurang menarik karena investor dapat memperoleh imbal hasil lebih tinggi dari instrumen berbasis obligasi.

Dua sentimen tersebut membuat pergerakan harga emas dunia relatif terbatas dan turut memengaruhi harga emas Antam pada perdagangan 6 Oktober 2026.* (bb/ad)

Baca Juga:

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pesta Sabu di Rutan Depok hingga Rumah Mewah di Lapas Cibinong, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Oppo F35 Pro Meluncur dengan Layar 144 Hz dan Baterai 8.000 mAh, Segini Harganya!
Harga Cabai Merah Keriting di Sejumlah Wilayah Sumut Tembus Rp92.500 Per Kilogram, Jauh di Atas HET
Lapas Labuhan Ruku Optimalkan Lahan Pertanian, Sisipkan Bibit Jagung yang Gagal Tumbuh
Terkerek Program MBG & Pakan Mahal, Harga Daging Ayam di Medan Masih Mencekik di Rp 46 Ribu
Mendidih karena Tambang Liar Warga Ngamuk Bakar Alat Berat di Madina, Polisi Turun Tangan Usut Dua Peristiwa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru