BREAKING NEWS
Jumat, 09 Oktober 2026

Bangkit Kilat Pascabanjir: Pertamina EP Rantau Tajak 5 Sumur & Amankan 1.700 BPD Minyak

Dodi Kurniawan - Kamis, 08 Oktober 2026 21:05 WIB
Bangkit Kilat Pascabanjir: Pertamina EP Rantau Tajak 5 Sumur & Amankan 1.700 BPD Minyak
Pertamina EP Rantau Field tetap melakukan pengeboran sumur baru di tengah proses pemulihan pascabanjir di Kabupaten Aceh Tamiang. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Tahapan tersebut mencakup penanganan keselamatan, perbaikan fasilitas hingga penguatan sistem operasional untuk jangka panjang.

"Tahap awal fokus pada kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, kesehatan dan listrik. Setelah kondisi sudah membaik, tim kemudian bergerak mengaktifkan fasilitas dan sumur-sumur produksi," ujar Tomi.

Salah satu tantangan utama dalam pemulihan adalah rusaknya fasilitas pembangkit dan High Pressure Compressor Station (HPCS) akibat banjir. Padahal, listrik menjadi bagian penting untuk menjalankan berbagai fasilitas, termasuk instalasi pengolahan air dan peralatan produksi.

Tim kemudian melakukan inovasi dengan mengaktifkan SP-5 setelah melakukan modifikasi sehingga mampu mengambil alih fungsi HPCS sebagai sumber pasokan gas untuk pembangkit listrik.

Saat ini, HPCS belum kembali aktif. Pasokan gas untuk pembangkit berasal dari SP-5 dan SP-1.

"Setiap ujian tentunya ada hikmah. Salah satu hikmahnya adalah kami melakukan simplifikasi di beberapa fasilitas. Ketika listrik sudah teratasi perlahan produksi yang sebelumnya nol barel mulai bergerak naik," katanya.

Dalam proses pemulihan, produksi minyak PEP Rantau Field bahkan sempat mencapai 2.000 barel per hari pada Mei dan Agustus 2026. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kondisi sebelum banjir.

Saat ini, produksi minyak kembali stabil di sekitar 1.700 barel per hari.

Tomi mengatakan pemulihan tersebut tergolong cepat. Sebelumnya, tim memperkirakan proses pemulihan membutuhkan waktu antara satu hingga tiga tahun.

Menurutnya, percepatan pemulihan tidak lepas dari bantuan personel dari berbagai wilayah operasi Pertamina, seperti Pangkalan Susu, Jambi, Lirik, Ramba, dan sejumlah lapangan lainnya.

"Pulih lebih cepat ini bisa terwujud karena ada bantuan personel dari berbagai wilayah operasi Pertamina. Seperti Pangkalan Susu, Jambi, Lirik, Ramba dan sejumlah lapangan lainnya ikut terlibat aktif dalam pemulihan fasilitas Rantau Field. Pertamina ini satu keluarga, jika satu tertimpa musibah yang lain datang membantu," katanya.

Atas percepatan pemulihan produksi tersebut, SKK Migas memberikan penghargaan kepada Pertamina EP Rantau Field pada 8 April 2026.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru