Fiersa juga memberikan informasi mengenai risiko tinggi yang dihadapi pendaki di ketinggian lebih dari 4.000 MDPL dalam cuaca buruk, di mana pendaki yang diam terlalu lama berisiko terkena hipotermia.
Menurut kronologi yang beredar, Fiersa dan Furky tiba di basecamp pada 28 Februari 2025 pukul 22.48 WIT dan baru mengetahui tragedi tersebut pada 1 Maret 2025 pukul 04.00 WIT, ketika mereka mendapat informasi bahwa lima pendaki masih terjebak di Summit Ridge, dua di antaranya meninggal dunia.
Tiga pendaki lainnya, Indira Alaika, Alvin Reggy, dan Saroni, yang sempat mengalami hipotermia, akhirnya berhasil diselamatkan pada 1 Maret 2025 setelah dilakukan upaya evakuasi yang melibatkan relawan lokal dan internasional.