Karhutla Pulau Mendol Riau Meluas hingga 500 Hektare Lahan, 100 Personel Turun Tangan
PELALAWAN Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berskala besar terjadi di Pulau Mendol, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Berdasarkan da
PERISTIWA
JAKARTA– Sosok Merince Kogoya, finalis Miss Indonesia 2025 yang mewakili Papua Pegunungan, mendadak ramai menjadi sorotan publik.
Namanya viral di media sosial setelah beredar video dirinya mengibarkan bendera Israel dalam sebuah kegiatan di Papua.
Akibat insiden tersebut, Merince resmi didepak dari ajang pemilihan Miss Indonesia 2025.
Dalam sebuah video yang tersebar luas, Merince tampak menari sambil membawa bendera Israel bersama sejumlah warga Papua Pegunungan.
Tindakan ini memicu kontroversi dan perdebatan di ruang publik, mengingat Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel dan secara resmi mendukung kemerdekaan Palestina.
Tak lama setelah video itu mencuat, pihak penyelenggara Miss Indonesia 2025 memutuskan untuk mengeluarkan Merince dari kompetisi.
Keputusan ini memicu reaksi beragam, termasuk kritik yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk diskriminasi terhadap kebebasan berekspresi.
Salah satu tokoh muda Papua, Justin Renhald Mambrasar, turut angkat suara melalui akun Instagram-nya.
Ia menyayangkan keputusan panitia yang dinilai tidak mempertimbangkan konteks dan latar belakang tindakan Merince.
"Menghargai perbedaan adalah cerminan dari kedewasaan berpikir dan kematangan berdemokrasi. Selama pandangan tersebut tidak menimbulkan kekerasan, kebencian, atau pelanggaran hukum, maka itu bagian dari hak kebebasan berekspresi yang dijamin konstitusi," tulis Justin dalam unggahannya.
Profil dan Prestasi Merince Kogoya
Merince Kogoya lahir di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada 4 Agustus 2005.
Saat ini ia berusia 19 tahun dan tercatat sebagai mahasiswi jurusan Manajemen di Universitas Cenderawasih, Jayapura.
Sejak di bangku sekolah, Merince dikenal sebagai sosok berprestasi.
Ia pernah meraih peringkat 1 saat lulus dari SD Negeri Impres Hedam Abepura dan Juara 3 Kompetisi Sains Nasional tingkat SMA tahun 2021.
Dalam bidang olahraga, ia juga menyabet sejumlah penghargaan di cabang bola basket tingkat provinsi.
Tak hanya akademik dan olahraga, Merince juga aktif dalam berbagai organisasi kampus dan gereja.
Ia menjabat sebagai Koordinator Kerohanian BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih (2024–2025), Ketua Departemen Pemberdayaan Perempuan, hingga Guru Sekolah Minggu di GKII Bethesda Abepura.
Langkah Merince di ajang Miss Indonesia 2025 terhenti karena kontroversi yang dinilai sebagian pihak sebagai bentuk ekspresi pribadi.
Meski begitu, perdebatan soal tindakan dan pemecatan Merince masih terus menjadi topik hangat di kalangan publik, khususnya warganet yang menuntut adanya keadilan dan ruang toleransi dalam menilai ekspresi individu.*
(tm/a008)
PELALAWAN Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berskala besar terjadi di Pulau Mendol, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Berdasarkan da
PERISTIWA
TAPSEL Tanggul Sungai Batang Toru di Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, kembali jebol akibat
PERISTIWA
MEDAN Polisi menangkap dua pelaku sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas kabupaten dan kota yang telah beraksi puluhan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Syarikat Islam (SI) Sumatra Utara menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dengan semangat kolaboras
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh kembali menunjukkan kepedulian sosial sekaligus melestarikan tradisi lokal dengan membagikan ribuan paket daging m
NASIONAL
SOLO Kediaman Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di Jalan Kutai Utara No 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, mendadak menjad
NASIONAL
BATU BARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., memimpin langsung Pelaksanaan Tradisi Kenduri Mogang dan Mandi Balimau Kabu
SENI DAN BUDAYA
KISARAN Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan yang terdiri dari Bupati Asahan yang diwakili Sekretaris Daerah K
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN Seorang pria bernama Heri Irawan (24) ditemukan tewas dengan kondisi tubuh rusak parah setelah tertemper kereta api di perlin
PERISTIWA
JAKARTA Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengimbau umat Islam menyikapi perbedaan awal puasa Ramadan 1447 Hij
AGAMA