9 WNI Diduga Disiksa Tentara Israel, DPR Minta RI Tempuh Jalur ICC
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, mendesak pemerintah Indonesia membawa kasus dugaan penyiksaan terhadap sembilan warga neg
INTERNASIONAL
JAKARTA - Ustadz Derry Sulaiman turut buka suara terkait video kontroversial berjudul 'Kompilasi Gibah dan Fitnah Maia Estianty' yang diunggah Ahmad Dhani di kanal YouTube-nya pada 2 Juli 2025 lalu. Tak hanya itu, Dhani kembali mengunggah 'Fitnah Maia Part 2' yang kali ini memuat rumor soal kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Sebagai sahabat dekat, Derry mengaku sudah mengingatkan Ahmad Dhani agar berhenti mengunggah konten yang menyerang mantan istrinya, Maia Estianty. Ia menilai langkah Dhani tersebut justru akan memperkeruh suasana dan merugikan semua pihak.
"Saya dan Ustadz Abdullah, guru spiritual Dhani di Malang sudah bilang ke dia, 'Cukup dan sudahi saja.' Tapi Mas Dhani sudah melangkah, dan dia merasa harus menyelesaikan misinya," ujar Ustadz Derry Sulaiman, dikutip dari Intens Investigasi, Senin (7/7/2025).
Menurut Derry, ia memahami bahwa tindakan Dhani dilatarbelakangi oleh keinginannya untuk membela dua anaknya dari Mulan Jameela. Namun begitu, Derry menegaskan bahwa cara yang dipilih Dhani kurang tepat.
"Mungkin karena saking cintanya dia sama anak-anaknya, jadi dibuatlah video itu. Tapi tetap, caranya menurut saya tidak elok," tambahnya.
Penceramah 46 tahun itu juga mengaku penasaran dengan akhir dari konflik antara Dhani dan Maia yang tak kunjung reda. Menurutnya, solusi terbaik adalah keduanya sepakat untuk berhenti membahas masalah pribadi mereka di media sosial.
"Masalah ini hanya akan selesai kalau Mas Dhani dan Bunda Maia sepakat tidak lagi membahas masalah mereka di publik. Berhentilah membahas ini di media sosial," tandas Derry.
Sebelumnya, video 'Fitnah Maia Part 2' memicu gelombang reaksi dari netizen. Banyak pihak menilai, serangan terbuka Ahmad Dhani terhadap Maia hanya memperburuk citranya di mata publik, sementara Maia Estianty justru mendapat lebih banyak simpati.*
(oz/j006)
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, mendesak pemerintah Indonesia membawa kasus dugaan penyiksaan terhadap sembilan warga neg
INTERNASIONAL
JAKARTA Majelis Etik Ombudsman RI akan memeriksa Ketua Ombudsman RI nonaktif, Hery Susanto, terkait dugaan pelanggaran kode etik dan kod
NASIONAL
MEDAN Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan smartboard di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat kembali memanas. Mantan Kepala Dinas Pendid
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Jabatan Komandan Satuan Brigade Mobil (Dansatbrimob) Polda Aceh resmi diserahterimakan dari Kombes Pol Zuhdi Batubara kepada Ko
NASIONAL
JAKARTA Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak merobek penanda tenda jemaah haji di kawasan Arafah yang dipasang
NASIONAL
JAKARTA Organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya membantah tudingan intimidasi terhadap Ilma Sani Fitriana, an
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat pada perdagangan akhir pekan, Jumat (22/5/2026). IHSG naik 67,104 po
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Jumat (22/5/2026). Rupiah turu
EKONOMI
BANDUNG Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) mendorong penguatan kewenangan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melalui revisi
NASIONAL
TANJUNGBALAI Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai, Fadly Abdina didampingi Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung bersama unsur For
EKONOMI