Dari 75 Persen ke 37 Persen: Membaca Tren Kepercayaan Publik pada Pemerintahan Prabowo-Gibran
JAKARTA Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah turun menjadi 37 pada Agustus 2026. Angka tersebut merupakan hasil survei ter
NASIONAL
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat pada perdagangan akhir pekan, Jumat (22/5/2026). IHSG naik 67,104 poin atau 1,10 persen ke level 6.162 setelah sempat bergerak volatil sepanjang sesi perdagangan.
Berdasarkan data RTI, IHSG dibuka di level 6.065 dan sempat menyentuh level terendah 5.966. Sementara posisi tertinggi perdagangan berada di angka 6.171.
Total volume perdagangan saham tercatat mencapai 40,268 miliar lembar dengan nilai transaksi sebesar Rp21,556 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 1.970.653 kali transaksi.Baca Juga:
Pada perdagangan hari ini, sebanyak 449 saham tercatat menguat, 251 saham melemah, dan 118 saham lainnya stagnan. Adapun kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10,658 triliun.
Analis pasar modal sekaligus pendiri Republik Investor, Hendra Wardana, mengatakan pergerakan IHSG masih dipengaruhi kombinasi sentimen domestik dan global. Menurutnya, pasar bergerak cukup fluktuatif di tengah tekanan eksternal yang masih tinggi.
"Untuk perdagangan hari ini, IHSG masih berpotensi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan volatil," ujar Hendra dikutip dari Antara, Jumat (22/5/2026).
Ia menjelaskan sentimen pasar masih dipengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah, arus dana asing, perkembangan geopolitik Amerika Serikat dan Iran, hingga respons pasar terhadap kebijakan ekonomi domestik.
Meski demikian, Hendra melihat peluang technical rebound mulai terbuka setelah IHSG mengalami koreksi cukup dalam dalam beberapa hari terakhir. Aksi bargain hunting pada saham-saham kapitalisasi besar atau big caps disebut menjadi salah satu pendorong penguatan indeks hari ini.
"Peluang technical rebound jangka pendek mulai terbuka terutama apabila muncul bargain hunting pada saham-saham big caps yang sudah mengalami oversold," jelasnya.
Selain itu, pelaku pasar juga mencermati perkembangan harga minyak dunia dan arah imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat yang dinilai masih menjadi indikator penting bagi aliran modal asing ke pasar negara berkembang.
Secara teknikal, Hendra menilai IHSG masih berada dalam tren bearish kuat dan belum menunjukkan sinyal pembalikan arah yang benar-benar solid. Area 6.000 disebut menjadi support psikologis penting bagi pergerakan indeks.
"Jika level tersebut ditembus, maka IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area 5.880 hingga 5.900 sebagai support berikutnya," tutup Hendra.*
JAKARTA Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah turun menjadi 37 pada Agustus 2026. Angka tersebut merupakan hasil survei ter
NASIONAL
JAKARTA Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengatakan kenaikan suku bunga bukan satusatunya cara untuk meredam tekanan i
EKONOMI
JAKARTA Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) dan kurir online berencana bermalam di depan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, pada
NASIONAL
MEDAN Sejumlah orang tua dan murid SD Negeri 060807 Medan Kota mengadukan dugaan kekerasan yang dilakukan seorang guru kepada Dinas Pendid
PENDIDIKAN
PEKANBARU Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan meski sekolah di Kota Pekanbaru, Riau, diliburkan akibat kabut asap kebakaran
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meluruskan anggapan bahwa guru menjadi satusatunya pihak yang wajib mencicipi makanan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah mewajibkan pegawai aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hadir sejak dapu
NASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya memastikan rekening Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, telah dibuka kemba
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengoptimalkan 21 daerah irigasi sepanjang 2026 untuk meningkatkan luas lahan pertanian p
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengusulkan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) 2026 dengan pendapa
PEMERINTAHAN