Lebaran 2026: Kadin Prediksi Perputaran Uang Tembus Rp 161 T, Sektor UMKM Diuntungkan
JAKARTA Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memprediksi perputaran uang selama libur Lebaran Idul Fitri 1447 H akan mencapai Rp
EKONOMI
JAKARTA - Sidang lanjutan kasus dugaan pengancaman dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan terdakwa Nikita Mirzani kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (24/7).
Dalam persidangan tersebut, suasana sempat memanas setelah Nikita Mirzani mempertanyakan legalitas salah satu produk kecantikan milik dokter Reza Gladys, yang menjadi saksi dalam perkara ini.
Ketegangan terjadi ketika kuasa hukum Nikita, Fahmi Bachmid, menyerahkan barang bukti produk kepada majelis hakim. Setelah dilakukan pemeriksaan melalui sistem BPOM online, produk tersebut diduga tidak terdaftar secara resmi.
"Sudah dicek di situs BPOM, dan ternyata tidak terdaftar," kata Fahmi di hadapan majelis hakim.
Nikita langsung menanggapi hasil pengecekan tersebut dengan nada tinggi.
"Jadi gak ada di BPOM!" seru Nikita dengan emosi, memancing reaksi dari Reza Gladys.
Melihat ketegangan yang meningkat, Hakim Ketua memanggil kedua belah pihak ke depan meja hakim dan meminta klarifikasi.
"Tolong satu-satu yang bicara. Ini ada produk yang dibawa penasihat hukum, sudah dicek, ternyata tidak terdaftar. Tolong penuntut umum verifikasi kembali keabsahannya," tegas Hakim Ketua.
Jaksa Penuntut Umum diminta memastikan apakah benar produk yang dipermasalahkan tersebut tidak memiliki izin edar dari BPOM, sebagaimana diatur dalam regulasi kosmetik di Indonesia.
Dalam kesaksiannya, Reza Gladys juga kembali mengungkap kronologi penyerahan uang senilai Rp 4 miliar yang diberikan kepada Mail Syahputra, asisten pribadi Nikita Mirzani. Uang tersebut disebut sebagai upaya untuk "menyumpal mulut" Nikita, berdasarkan saran dari dokter Okky Pratama.
"Okky bilang, 'mulutnya harus disumpal pakai uang'," kata Reza dalam sidang sebelumnya.
JAKARTA Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memprediksi perputaran uang selama libur Lebaran Idul Fitri 1447 H akan mencapai Rp
EKONOMI
SURABAYA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga pangan nasional terpantau mengalami kenaikan signifikan pada 15 Maret 2026, H6 jelang Lebaran. Berdasarkan data yang diri
EKONOMI
DELI SERDANG Seorang remaja bernama Bagus Prayoga Syahputra, 13 tahun, ditemukan tewas tenggelam di aliran Sungai Belawan, tepatnya di Be
PERISTIWA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa dugaan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Forum Koordinasi Pimpin
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 H dan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 Tahun 2026, personel Polsek Denpasar Selatan
NASIONAL
DENPASAR Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Caka Warsa 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Bhabinkamtibmas Desa Sumerta Kauh, Aiptu I Putu
NASIONAL
BALI Satgas Pangan Polda Bali, bersama instansi terkait, melaksanakan inspeksi mendalam di pasarpasar tradisional dan ritel modern di wi
EKONOMI
JAKARTA Batu empedu sapi, yang selama ini hanya dikenal sebagai produk sampingan dari hewan ternak, kini mencuri perhatian dunia berkat
KESEHATAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memberikan jaminan bahwa stok pangan di Indonesia tetap aman meski te
EKONOMI