Pigai: Jangan Percaya Lembaga Survei di Indonesia, Banyak yang Abal-Abal
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
Jakarta – Aktris sekaligus YouTuber Ria Ricis mengungkapkan kebahagiaannya atas tercapainya salah satu impiannya, yaitu mengajar di sekolah. Bersama sang kakak, Oki Setiana Dewi, Ricis kini mengelola sebuah lembaga pendidikan yang menjadi wadah untuk berbagi ilmu. “Betul, ngajar ini bagian dari impian. Dulu aku pernah punya cita-cita ingin punya sekolah.
Tapi nggak terpikir akan bekerja sama dengan kakak sendiri,” ujar Ria Ricis saat ditemui di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, kemarin. Sekolah tersebut menyediakan pendidikan untuk anak-anak taman kanak-kanak, lengkap dengan pembelajaran umum yang dipadukan dengan pengalaman hidup Ria Ricis. “Pelajarannya normal seperti taman kanak-kanak pada umumnya.
Sebelum sekolah ini berdiri, aku sempat ikut berbagai pelatihan, bahkan ada bukunya juga, agar anak-anak bisa belajar lebih baik,” ungkap Ricis. Oki Setiana Dewi, sang kakak, menjelaskan bahwa adiknya memanfaatkan latar belakang pendidikan di bidang komunikasi untuk mengajarkan keterampilan public speaking kepada anak-anak. “Kebetulan Ricis kan lulusan komunikasi, jadi kami ingin anak-anak aktif berbicara.
“Ricis mengajarkan public speaking agar mereka lebih berani,” tutur Oki. Menurut Oki, kehadiran Ricis di sekolah ini selalu dinantikan para murid. “Icis beberapa kali mengajar di sini, dan anak-anak selalu mencarinya. Mereka ingin Bu Icis mengajar lagi. Tapi karena kesibukan, Bu Icis hanya mengajar kadang-kadang,” tambahnya.
Ria Ricis sendiri mengaku bahwa mengajar di sekolah ini bukanlah sebuah kewajiban, melainkan bentuk tanggung jawab yang dijalani dengan sepenuh hati. “Ini bukan paksaan, melainkan bentuk tanggung jawab untuk menyelesaikan pekerjaan yang sudah dimulai,” tutup Ricis. (dtk)
(christie)
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Seorang pengemudi mobil, Sapriadi (47), diamuk warga setelah diduga meninggalkan lokasi kecelakaan lalu lintas di Kota P
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat emosional saat berdebat dengan petugas Badan Nasional P
PERISTIWA
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL