BREAKING NEWS
Minggu, 23 Agustus 2026

Diduga Aniaya Dua Anak, Pengasuh di Dairi Mengaku Tertekan dan Emosional

Nurul - Jumat, 21 Agustus 2026 22:12 WIB
Diduga Aniaya Dua Anak, Pengasuh di Dairi Mengaku Tertekan dan Emosional
Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DAIRI — Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Pengasuh kedua anak itu mengaku mengalami tekanan hidup hingga melampiaskan emosinya kepada korban.

Kasat Reskrim Polres Dairi AKP Syahril Ramadhan mengatakan, pemeriksaan sementara menunjukkan RS mengakui perbuatannya.

Baca Juga:

Ia disebut kerap memukul korban ketika kedua anak tersebut dianggap nakal.

"Pemeriksaan sementara, RS mengakui selang mengalami tekanan hidup sehingga ketika anak nakal langsung dipukul," kata Syahril, Jumat, 21 Agustus 2026.

Menurut Syahril, RS menggunakan benda-benda yang ada di sekitar rumah untuk memukul korban. Beberapa di antaranya sapu dan gantungan baju.

"Selain itu, uang kiriman dari ibu korban sendat-sendat," ujar Syahril.

Meski mengakui perbuatannya, RS mengatakan dirinya sebenarnya menyayangi kedua anak tersebut.

Ia mengaku tindakannya sudah terlalu keras terhadap korban.

"Dia akui terlalu keras ke korban. Tapi sebenarnya dia sayang sama korban. Itulah pengakuannya," sebut Syahril.

Kasus tersebut terungkap setelah video seorang anak laki-laki dengan luka di wajah beredar di media sosial.

Dalam video itu, korban terlihat mengalami luka pada bagian bibir.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dari Narkoba hingga Pelecehan, Ini Alasan Polda Sumut Tak Pecat AKP Fadlun
BNN Dorong Pelarangan Total Vape untuk Cegah Peredaran Narkotika
Dua Polisi di Sumut Dijatuhi Sanksi Demosi, Satu Terjerat Dugaan Pemerasan
Eks Menag Yaqut Bantah Perintahkan Fee Haji: Tidak Pernah Ada Perintah dari Saya
Usai Vonis 3 Terdakwa, Hakim Buka Jalan Pengembangan Kasus Korupsi Smartboard Tebing Tinggi
Puan Ingatkan Pemerintah: Jangan Tunggu Negara Tetangga Protes soal Kabut Asap Karhutla
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
"Sihir Politik" Jokowi

"Sihir Politik" Jokowi

OlehFirdaus ArifinADA politisi yang kekuasaannya berakhir bersamaan dengan berakhirnya jabatan. Begitu kendaraan dinas dikembalikan, pengaw

OPINI