BREAKING NEWS
Selasa, 07 April 2026

Agnez Mo Soroti Rendahnya Empati dan Kemampuan Public Speaking Wakil Rakyat

- Selasa, 02 September 2025 14:58 WIB
Agnez Mo Soroti Rendahnya Empati dan Kemampuan Public Speaking Wakil Rakyat
Penyanyi internasional Agnez Mo (foto : instagram/@Agnesmo)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Penyanyi internasional Agnez Mo ikut angkat bicara terkait kerusuhan dan gelombang demonstrasi yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia menyusul kabar kenaikan tunjangan rumah anggota DPR sebesar Rp50 juta per bulan.

Aksi protes yang awalnya damai kini mulai diwarnai tindakan anarkis, termasuk penjarahan rumah milik sejumlah anggota DPR seperti Ahmad Sahoni, Eko Patrio, Uya Kuya, hingga Nafa Urbach.

Melalui unggahan Instagram Story-nya, Agnez menilai salah satu akar dari kemarahan publik adalah cara komunikasi pejabat yang dinilai minim empati dan cenderung merendahkan.

"Semuanya berawal dari EQ yang rendah, cara berbicara di depan umum yang memecah belah dan merendahkan, serta tanpa empati," tulis Agnez Mo.

Menurut Agnez, kemampuan berbicara di depan publik seharusnya menjadi standar dasar bagi siapa pun, terutama wakil rakyat. Ia menyayangkan bahwa masyarakat masih harus menuntut kemampuan dasar tersebut dari para legislator.

"Hal paling minimal yang bisa saya harapkan dari seorang anggota DPR adalah kemampuan berbicara di depan publik yang layak. Bukan yang memecah belah, tapi mencari solusi untuk semua pihak," tegasnya.

Agnez juga menyinggung pengalaman pribadinya, di mana ia pernah dianggap tidak layak berbicara karena tak memiliki gelar akademis tertentu.

"Aku mengalaminya sendiri beberapa bulan yang lalu, saat seorang anggota DPR dengan enteng bilang, kalau belum S3, ya gak usah ngomong soal isu ini... Seolah-olah orang lain 'terlalu bodoh'," ungkap Agnez.

Pernyataan Agnez Mo ini menuai dukungan luas dari warganet, yang juga merasa resah terhadap sikap dan pernyataan beberapa pejabat yang dianggap kurang sensitif terhadap penderitaan rakyat.*

(vva/bitv)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru