"Kalau memang tujuannya ingin memojokkan klien kami bahwa dia dalam keadaan tidak mampu ekonomi, ini sangatlah tidak bijak," ujar Minola di Jakarta Selatan, Sabtu (15/11).
Menurut Minola, Ruben secara konsisten memberikan tunjangan bulanan senilai ratusan juta rupiah kepada Sarwendah sejak perceraian mereka.
Pada September 2024, total transfer mencapai Rp242.629.000.
Alokasi dana tersebut mencakup biaya bensin dan tol sebesar Rp68 juta, sarang burung Rp9,3 juta, hingga iuran kebersihan dan plastik sampah Rp5,2 juta.
Bahkan listrik rumah mantan istrinya tetap dibagi dua, senilai Rp12,9 juta.
"Sejak klien kami bercerai, yang seharusnya menjadi kewajiban klien kami terhadap anak-anak dan mantan istrinya adalah biaya pemeliharaan dan pendidikan. Tapi setiap bulan, Ruben tetap memberikan total Rp242.629.000," jelas Minola.
Pihak kuasa hukum menekankan, tanggung jawab finansial Ruben lebih banyak difokuskan pada kebutuhan anak dan Sarwendah, sehingga tudingan bahwa ia lalai membayar cicilan mobil dianggap tidak relevan.
"Biarkan masyarakat menilai apakah seorang mantan suami masih bertanggung jawab atas seluruh biaya kehidupan rumah tangga mantan istri dan anak-anaknya. Untuk cicilan mobil, logikanya Ruben tetap bertanggung jawab, tapi prioritasnya jelas," pungkas Minola.&*
(v/um)
Editor
: Adelia Syafitri
Cicilan Mobil Jadi Sorotan, Ruben Onsu Buka-bukaan soal Tunjangan Fantastis ke Mantan Istri