Sekda Medan Serahkan Rp50 Juta untuk Renovasi Masjid Istiqna, Dukung Pemberdayaan Masyarakat
MEDAN Pemerintah Kota Medan terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung pengembangan fasilitas ibadah dan pemberdayaan masyarakat. Dalam
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Selebritas Denada Tambunan tampak sangat emosional saat berbicara tentang hubungan dengan putrinya, Ressa Rizky Rosano, dalam sebuah wawancara di podcast Feni Rose Official, yang dipublikasikan pada Senin (16/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Denada dengan berlinang air mata menegaskan bahwa ia tidak pernah membuang anak kandungnya tersebut, dan mengungkapkan rasa bersalah yang mendalam.
"Aku merasa bersalah banget, sumpah demi Allah Swt. Aku seperti menyakiti semua orang, aku seperti merepotkan semuanya. Beneran, demi Allah aku tidak bermaksud gitu, aku tidak bermaksud gitu," ujar Denada sambil menangis.Baca Juga:
Ia mengungkapkan bahwa perlakuan yang selama ini ia lakukan, memperbolehkan Ressa tinggal dengan orang lain, merupakan salah satu kesalahan terbesar dalam hidupnya.
Denada mengakui bahwa dirinya sangat menyesali pilihan hidup yang menyebabkan hubungan dengan Ressa menjadi tegang.
"Aku enggak bermaksud menyakiti orang-orang, aku enggak ada maksud merepotkan orang-orang seperti Ressa, Mama. Aku tahu, dia (Ressa) masih marah banget sama aku," lanjut Denada dengan suara terisak.
Meski merasa tidak akan bisa menebus kesalahannya, Denada tetap mengungkapkan perasaan penyesalan yang mendalam.
"Aku tahu, aku enggak akan bisa melakukan untuk menembus kesalahan aku. Selamanya, aku hidup dengan rasa bersalah," katanya dengan penuh penyesalan.
Denada dengan tegas membantah bahwa keberadaan Ressa Rizky Rosano di dunia merupakan kesalahan. Ia menegaskan bahwa tidak pernah ada niatan untuk membuang putrinya.
"Ressa itu bukan kesalahan, Ressa itu tidak dibuang, aku tidak pernah membuang dia. Bahkan saat dia ada di perut aku, aku tidak mau dia dibuang," ujar Denada, yang tampak sangat emosional saat menyampaikan hal tersebut.
Ia juga meminta agar masyarakat tidak lagi menganggap bahwa Ressa merupakan anak yang dibuang.
"Aku jaga dia, aku pertahankan dia, aku melahirkan dia. Jadi, tolong jangan ada yang bicara seperti itu (anak yang dibuang) ke Ressa, aku minta tolong banget," tegas Denada dengan suara tergetar, sebelum akhirnya menangis.
Meski sudah menjelaskan posisinya, Denada sadar bahwa perasaan marah dan kecewa dari Ressa mungkin masih belum bisa segera hilang.
Dalam wawancara tersebut, Denada juga menyatakan bahwa meski ia sangat menyesali perbuatannya, ia tetap harus hidup dengan kenyataan bahwa kesalahan tersebut mungkin sulit untuk diperbaiki dalam waktu dekat.
Isu hubungan yang tegang antara Denada dan Ressa terus menjadi sorotan publik, terutama setelah gugatan yang diajukan oleh Ressa terkait masalah harta dan hak asuh.
Namun, meski hubungan mereka penuh dengan dinamika, Denada tetap berharap agar publik memahami bahwa ia tidak pernah berniat untuk melukai atau membuang anaknya.*
(in/ad)
MEDAN Pemerintah Kota Medan terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung pengembangan fasilitas ibadah dan pemberdayaan masyarakat. Dalam
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan berkomitmen untuk melakukan transformasi besarbesaran di kawasan Medan bagian Utara. Salah satu langkah kon
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan tradisi belajar mengaji, terlebih di lingkung
PEMERINTAHAN
MEDAN Suasana Terminal Amplas, Medan, tampak penuh semangat dan haru saat Pemerintah Kota (Pemko) Medan resmi melepas ribuan warga dalam
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya solidaritas dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berba
PEMERINTAHAN
MANDAILING NATAL Kejaksaan Negeri (Kejari) Mandailing Natal memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya isu di media sosial dan medi
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Sebuah insiden tragis terjadi di Pasar Kaget, Jalan Jend. Ahmad Yani, Binjai Kota, pada Minggu malam (15/3/2026), ketika sebuah m
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Tim Pamapta 2 Polres Padangsidimpuan, yang dipimpin oleh Ipda Wini Simatupang, berhasil mengembalikan seorang anak perem
NASIONAL
ACEH UTARA Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., melakukan peninjauan langsung ke Pos Pelayanan Operasi Ketupat 2026 d
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap perantau asal Sumatera Utara (Sumut) yang seda
NASIONAL