BREAKING NEWS
Sabtu, 22 Agustus 2026

Film Istimewa Mulai Perjalanan di Sumatera, Sapa Penonton Medan Lewat Cinema Visit

Dodi Kurniawan - Jumat, 21 Agustus 2026 17:16 WIB
Film Istimewa Mulai Perjalanan di Sumatera, Sapa Penonton Medan Lewat Cinema Visit
Produser film Istimewa, Abdullah Mansuri di Centre Point XXI Medan pada Kamis, 20 Agustus 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Film Istimewa mulai memperluas perjalanan promosinya ke Pulau Sumatera setelah sebelumnya menyambangi sejumlah kota di Pulau Jawa.

Kota Medan menjadi tujuan pertama dalam rangkaian kunjungan bioskop atau cinema visit film drama keluarga tersebut.

Kegiatan berlangsung di Centre Point XXI Medan pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Baca Juga:

Sejumlah pemeran dan produser film Istimewa hadir langsung untuk menyapa sekaligus berinteraksi dengan penonton.

Para pemain yang hadir antara lain Yanni Melwani dan Prija Iska atau Priijay.

Mereka didampingi produser film Istimewa, Abdullah Mansuri, yang akrab disapa Pak Mansuri atau Ayah Mans.

Kehadiran para pemain dan produser mendapat sambutan hangat dari penonton Medan.

Melalui kegiatan tersebut, penonton berkesempatan mengenal lebih dekat cerita enam anak di Rumah Istimewa yang menjadi bagian utama film tersebut.

Film Istimewa mengangkat kisah drama keluarga dengan pesan mengenai kemanusiaan, keluarga, penerimaan, dan ketulusan.

Produser film Istimewa, Abdullah Mansuri, mengatakan Medan dipilih sebagai kota pertama yang dikunjungi dalam rangkaian perjalanan film di Pulau Sumatera.

Menurut dia, respons penonton di sejumlah kota di Jawa menunjukkan bahwa pesan yang dibawa film tersebut dapat diterima oleh masyarakat dari berbagai latar belakang.

"Kami sangat bersyukur dapat melanjutkan perjalanan Istimewa ke Pulau Sumatera, dan Medan menjadi kota pertama yang kami tuju. Respons luar biasa yang kami temukan di berbagai kota sebelumnya memperlihatkan bahwa pesan film ini sangat universal. Kita semua memiliki perbedaan, kekurangan, serta cerita masing-masing. Namun, yang terpenting adalah bagaimana kita tidak menjadikan kekurangan sebagai cara untuk mendefinisikan seseorang," ujar Ayah Mans.

Ia mengatakan rangkaian cinema visit bukan semata-mata kegiatan promosi film.

Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mengajak masyarakat melihat sesama manusia dengan lebih terbuka.

Film Istimewa, kata dia, membawa pesan agar masyarakat belajar menerima diri sendiri dan orang lain dengan segala kelebihan maupun kekurangannya.

Yanni Melwani, salah satu pemeran utama film Istimewa, mengaku senang dapat bertemu langsung dengan penonton di Medan.

Menurut Yanni, setiap kota yang dikunjungi memberikan pengalaman berbeda.

Ia menilai sambutan masyarakat Medan menunjukkan bahwa cerita tentang keluarga dan ketulusan dapat diterima oleh berbagai kalangan.

"Bertemu langsung dengan penonton di Medan memberikan energi yang luar biasa bagi kami. Setiap kota selalu meninggalkan kesan tersendiri, dan antusiasme di Medan membuktikan bahwa cerita tentang ikatan keluarga dan ketulusan di Rumah Istimewa ini mampu menyentuh hati penonton dari berbagai kalangan. Semoga pesan yang kami bawa dapat terus melekat di hati para penonton setelah keluar dari studio bioskop," ungkap Yanni Melwani.

Sementara itu, Aldi, Prija Iska atau Priijay, dan Anggi berharap perjalanan film Istimewa di Sumatera dapat menjangkau lebih banyak penonton.

Mereka berharap film tersebut dapat mengajak masyarakat melihat seseorang berdasarkan nilai kemanusiaannya, bukan semata-mata dari kondisi fisik maupun keterbatasan yang dimiliki.

"Perjalanan film ini adalah tentang bagaimana kita membuka mata dan hati kita. Harapan saya, setelah menyaksikan Istimewa, penonton dapat semakin menghargai satu sama lain dan melihat bahwa setiap manusia memiliki keistimewaannya masing-masing," kata Priijay.

Kunjungan ke Centre Point XXI Medan menjadi awal perjalanan film Istimewa di Pulau Sumatera.

Setelah Medan, rangkaian kunjungan bioskop akan dilanjutkan untuk memperkenalkan film tersebut kepada masyarakat di sejumlah wilayah lainnya.

Film Istimewa membawa kisah tentang enam anak di Rumah Istimewa sekaligus pesan mengenai keluarga, kasih sayang, penerimaan, dan keistimewaan setiap manusia.

Film drama keluarga tersebut dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 17 September 2026.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bobby Nasution Akan Berkantor di Sejumlah Daerah Sumut, Ada Tabagsel hingga Kawasan Toba
Pertama Kali! Produk UMKM Medan Tembus Etalase Uniqlo, Wali Kota Rico Waas: Kesempatan ke Pasar Lebih Luas
Pemprov Sumut Siapkan BKK Rp5-50 Miliar untuk Program Kampung Kreatif Sumut Berkah
Bobby Nasution Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Anggaran Dinas PKPCKTR Medan Tembus Rp703 Miliar, Rp50 Miliar Disiapkan untuk Pembebasan Lahan RTH
Sempat Kabur Lewat Trotoar hingga Mobilnya Ditabrak Polisi, Kurir 93 Kg Ganja Aceh-Medan Akhirnya Diringkus
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
"Sihir Politik" Jokowi

"Sihir Politik" Jokowi

OlehFirdaus ArifinADA politisi yang kekuasaannya berakhir bersamaan dengan berakhirnya jabatan. Begitu kendaraan dinas dikembalikan, pengaw

OPINI