Hati-Hati! Akun WhatsApp Palsu Mengatasnamakan Sekdakab Tapteng Beredar, Berusaha Menipu Warga
PANDAN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap maraknya modus penipua
PEMERINTAHAN
BITVONLINE.COM-Terkait kaburnya mantan Bupati Batu Bara, Zahir, ke Jakarta, kita kembali dihadapkan pada potret buram penegakan hukum di Sumut. Polda Sumut berencana melakukan pemanggilan paksa, namun langkah ini menjadi sia-sia ketika Zahir dengan mudahnya melarikan diri ke ibu kota. Bagaimana mungkin seorang tersangka korupsi bisa kabur begitu saja, tanpa ada pencegahan berarti dari aparat penegak hukum?
Pelarian Zahir bukan hanya mencoreng wajah hukum di Sumut, tetapi juga menegaskan betapa lemahnya koordinasi dan pengawasan aparat kita. Politisi PDI Perjuangan tersebut dengan santainya terbang ke Jakarta menggunakan pesawat City Link QG-883 pada pukul 17.00 WIB dari Bandara Kualanamu menuju Bandara Soekarno-Hatta.
seolah-olah tak ada hukum yang bisa menjangkaunya. Bukti perjalanan yang diperoleh menunjukkan betapa mudahnya ia menginap di apartemen miliknya di Jakarta Selatan, yang dibeli atas nama ajudannya.
Bagaimana mungkin aparat kita gagal mencegah pelarian ini? Apakah Polda Sumut tidak memiliki informasi intelijen yang memadai? Atau ada ‘tangan-tangan tak terlihat’ yang bermain di balik layar?
Zahir bahkan berani mengajukan gugatan praperadilan untuk menggugurkan status tersangkanya. Sungguh ironi melihat
Tim bitv menumukan fakta tiket pesawat yang di boking tersangka kroupsi zahir serta rekan nya insial Ftersangka korupsi seolah-olah memiliki kebebasan untuk mengelak dari jerat hukum.
Skandal korupsi penerimaan PPPK di Kabupaten Batu Bara yang menyeret Zahir bersama lima tersangka lainnya—AH, MD, F, DT, dan RZ—adalah cermin bobroknya moral para pejabat kita. Namun, yang lebih menyakitkan adalah ketidakmampuan atau mungkin ketidakmauan aparat hukum untuk menangkap dan menyeret para koruptor ke pengadilan.
Ini bukan sekadar persoalan hukum, tapi juga soal keadilan bagi masyarakat yang dirugikan. Sudah saatnya penegak hukum di Sumut bangkit dan membuktikan bahwa hukum bukan hanya tajam ke bawah, tetapi juga tajam ke atas. Jangan biarkan Zahir dan para koruptor lainnya tertawa di atas penderitaan rakyat.
Tegakkan hukum dengan tegas dan adil, tanpa pandang bulu!
(KRISNA)
PANDAN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap maraknya modus penipua
PEMERINTAHAN
PADANGLAWAS Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE, telah melakukan rotasi jabatan terhadap beberapa pejabat pimpinan ting
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menyarankan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardiant
HUKUM DAN KRIMINAL
MALUKU Polisi akhirnya mengungkap kronologi tragis yang melibatkan Bripda MS, seorang anggota Brimob Polda Maluku, yang diduga melakukan p
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indonesia kembali menunjukkan peran aktif dalam upaya perdamaian internasional. Dalam rapat Dewan Perdamaian atau Board of Peace (
NASIONAL
JAKARTA Sejak Januari 2026, pasar smartphone Indonesia kembali diramaikan oleh peluncuran sejumlah model baru dengan rentang harga Rp 3
SAINS DAN TEKNOLOGI
BANDA ACEH Unit 3 Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Aceh berhasil menangkap dan menahan Dedi Saputra, seorang pendeta asal Aceh yang menj
HUKUM DAN KRIMINAL
MALUKU Kasus penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob Polda Maluku, Bripda Masias Siahaya, terhadap seorang siswa SMP yang berujung p
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan bahwa setiap upaya untuk menghapus programprogram pemerintahan Presid
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan tanggapan terkait teror yang dialami oleh Ketua Badan Eksekutif M
NASIONAL