Rusia Ragukan Board of Peace, Sebut Mandat Tidak Sinkron dengan DK PBB
MOSKWA Pemerintah Rusia secara terbuka mempertanyakan mekanisme kerja Board of Peace atau Dewan Perdamaian, yang diinisiasi Presiden Ame
INTERNASIONAL
Kebumen -Dunia birokrasi Kebumen diguncang oleh penemuan mengejutkan terkait oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial W yang kedapatan menyimpan 400 botol minuman keras (miras) di rumahnya. Penemuan ini membuat Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, sampai mengelus dada sebagai tanda kekecewaan dan keprihatinan mendalam. Kasus ini menggarisbawahi adanya masalah serius di kalangan aparatur negara yang seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat.
Penemuan Mengejutkan di Rumah PNSOknum PNS berusia 55 tahun yang bertugas di Puskesmas tersebut kini menghadapi sorotan publik setelah terjaring razia penjualan miras yang dilakukan oleh Satpol PP pada Kamis (25/7/2024). Dalam razia yang melibatkan unsur TNI dan Polri tersebut, petugas menemukan sebuah bungker rahasia di bawah kitchen set di dapur rumah W. Bungker yang memiliki ukuran pintu sekitar 50×60 sentimeter ini, secara khusus dirancang untuk menyimpan botol-botol miras dan tidak bisa diakses oleh orang dewasa tanpa usaha ekstra.
Kasatpol PP Kabupaten Kebumen, Ira Puspitasari, menyatakan bahwa penemuan bungker tersebut mengejutkan pihaknya. “Bungker ini tersembunyi di bawah kompor dapur, dan kami harus merunduk untuk mengambil barang bukti miras di dalamnya. Ini jelas menunjukkan upaya yang sangat terencana untuk menyembunyikan barang-barang ilegal ini,” ungkap Ira.
Bupati Kebumen Terkesan KecewaBupati Kebumen, Arif Sugiyanto, mengungkapkan rasa kekecewaannya atas kejadian tersebut. Dalam konferensi pers, Arif mengatakan, “Kami sangat prihatin dengan temuan ini. PNS yang seharusnya menjadi contoh baik bagi masyarakat malah terlibat dalam kegiatan ilegal. Kami akan menunggu keputusan dari inspektorat dan komite terkait untuk menentukan langkah hukum yang akan diambil.”
Menurut Arif, tindakan W yang menyimpan dan menjual miras merupakan pelanggaran berat terhadap etika dan peraturan sebagai seorang PNS. “Tentunya, ini sangat memprihatinkan dan menjadi pelajaran berharga bagi kita semua mengenai pentingnya integritas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.”
Razia Besar-Besaran oleh Satpol PPRazia yang dilakukan Satpol PP Kebumen pada Kamis (25/7/2024) mencakup beberapa lokasi strategis, termasuk Kecamatan Petanahan, Puring, dan Kuwarasan. Dalam operasi tersebut, tim berhasil mengamankan lebih dari 400 botol miras berbagai merek serta puluhan jerigen berisi miras oplosan. Razia ini menunjukkan komitmen pihak berwenang dalam menanggulangi peredaran miras ilegal yang marak di wilayah tersebut.
Ira Puspitasari menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir penjualan minuman beralkohol di Kabupaten Kebumen, tanpa memandang profesi atau status sosial pelaku. “Kami akan terus melakukan penertiban terhadap siapa pun yang terlibat dalam peredaran miras di Kebumen. Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.”
Penutup dan HarapanKasus penyimpanan miras oleh PNS ini menjadi cermin bagi kita semua tentang perlunya pengawasan yang ketat terhadap integritas dan profesionalisme aparatur negara. Diharapkan, langkah tegas yang diambil oleh pihak berwenang dapat memberikan efek jera dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. Penegakan hukum yang konsisten serta peningkatan pengawasan di lingkungan birokrasi menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.
(n/014)
MOSKWA Pemerintah Rusia secara terbuka mempertanyakan mekanisme kerja Board of Peace atau Dewan Perdamaian, yang diinisiasi Presiden Ame
INTERNASIONAL
MEDAN Ratusan pedagang daging babi dan masyarakat probabi menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Medan, Kamis (26/2/2026). Massa
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum Fandi Ramadhan, Anak Buah Kapal (ABK) yang tersangkut kasus sabu 2 ton, Hotman Paris Hutapea, menyatakan heran atas
HUKUM DAN KRIMINAL
PEKANBARU Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), menjadi korban pembacokan oleh
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Provinsi Sumatera Utara kini mencatat angka kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data
NASIONAL
LANGKAT, SUMUT Personel Marinir TNI AL mengamankan dua pemuda yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika di Lingkungan IX, Kelurahan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Pertahanan (Kemhan) menegaskan tidak terlibat atau membekingi rencana impor 105 ribu unit mobil pikap asal India ole
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI, Bob Hasan, menegaskan agar proses hukum dalam kasus penyelundupan sabu yang menjerat awak kapal (ABK)
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menegaskan bahwa pihaknya tidak mengintervensi kasus Fandi Ramadhan (26), seorang anak b
NASIONAL
JAKARTA Aktor Ammar Zoni kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (26/2/2026). Dalam sidang tersebut, Jak
HUKUM DAN KRIMINAL