Bupati Humbahas Temui Luhut, Pertanian dan Kesehatan Jadi Fokus Pembangunan 2026
JAKARTA Oloan Paniaran Nababan terus memacu akselerasi pembangunan daerahnya. Bupati Kabupaten Humbang Hasundutan itu bertemu Ketua Dewa
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN -Kisah tragis mengguncang kedamaian di Simalungun, Kamis (25/7) dini hari, ketika Ferdian (24 tahun) nekat membacok pamannya sendiri, Oslen Siregar (66 tahun), hingga tewas dalam insiden yang memilukan.
Pagi itu, suasana di lingkungan rumah keluarga Siregar terasa berbeda. Malam sebelumnya, pertengkaran hebat antara Ferdian dan pamannya, Oslen, berakhir dengan puncak kekerasan yang mengerikan. Ferdian, yang tinggal bersama pamannya sejak kedua orangtuanya meninggal dunia, terlibat dalam pertengkaran sengit setelah Oslen mengusirnya dari rumah tengah malam.
“Korban ini kesal dengan pelaku karena pelaku ini tinggal di rumahnya tapi malas bekerja. Jadi cekcoklah mereka, lalu korban diusir, itu tengah malam jam 12,” ungkap Kapolres Simalungun AKBP Choky Sentosa, menjelaskan awal mula konflik yang mengarah pada tragedi pembacokan tersebut.
Saat diusir, Ferdian yang emosinya masih memuncak, kemudian mengambil parang dari rumahnya dan menyelipkannya di celananya. Meskipun dia sempat diiming-imingi untuk menginap sementara di rumah tetangganya, niatnya sudah bulat untuk kembali ke rumah pamannya.
Pukul 02.00 WIB, Ferdian kembali ke rumah. Dia disambut oleh Oslen dengan besi berukuran besar, yang dipakainya sebagai bentuk pertahanan diri. Namun, percobaan untuk meredam konflik yang semakin memanas gagal, dan pertengkaran itu berujung pada aksi brutal Ferdian yang membacok pamannya berkali-kali di bagian wajahnya.
“Saat sudah dibacok, dari teras diseret ke tanah. Lalu parangnya dibuang ke parit (saluran air),” kata Kapolres Choky Sentosa, menggambarkan adegan mengerikan setelah insiden pembacokan.
Keributan di rumah mereka membangunkan warga sekitar, yang segera berdatangan dan menghubungi pihak kepolisian setempat. Ferdian, yang masih dalam kondisi emosional tinggi, langsung diboyong ke kantor polisi untuk proses hukum lebih lanjut.
Kini, Ferdian menghadapi konsekuensi dari perbuatannya yang mengerikan. Di balik jeruji besi, ia akan menjalani proses pengadilan yang akan menentukan nasibnya. Sementara itu, keluarga yang ditinggalkan, termasuk keluarga paman yang menjadi korban, masih berada dalam kebingungan dan kesedihan atas apa yang terjadi pada malam itu.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi kita semua tentang betapa pentingnya penyelesaian konflik dengan cara yang damai dan bijaksana. Tragedi ini juga menjadi cerminan betapa rapuhnya kehidupan manusia, di mana satu momen emosional yang tak terkendali dapat mengubah segalanya dalam sekejap mata. Semoga keadilan segera dapat ditegakkan untuk semua pihak yang terlibat dalam tragedi ini.
(N/014)
JAKARTA Oloan Paniaran Nababan terus memacu akselerasi pembangunan daerahnya. Bupati Kabupaten Humbang Hasundutan itu bertemu Ketua Dewa
PEMERINTAHAN
PAPUA Aparat gabungan dalam Operasi Damai Cartenz 2026 berhasil menangkap empat terduga pelaku penembakan terhadap pesawat perintis Smar
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN, SUMUT Harapan warga Dusun II Silou Raya, Nagori Dame Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, akan akses air bersih kian
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR Abdullah menanggapi pernyataan Presiden ke7 RI, Joko Widodo, yang mengaku tidak berperan dalam revisi Un
POLITIK
JAKARTA Menjelang Konferensi Tingkat Tinggi Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) yang digelar di Amerika Serikat, anggota DPR RI berhar
POLITIK
SIMALUNGUN Dusun II Silou Raya, Nagori Dame Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, diselimuti semangat gotong royon
NASIONAL
DELI SERDANG Dua truk mengalami kecelakaan di tikungan Cindelaras, Jalan Jamin Ginting KM 39, Desa Sibolangit, Deli Serdang, Senin (16/2
NASIONAL
PANGKALPINANG Polemik rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) berbasis thorium di Bangka Belitung kian memanas. Peno
NASIONAL
GIANYAR Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 17 Februari 2026, Polsek Blahbatuh meningkatkan patroli guna m
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, terancam pidana seumur hidup terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkotika.
HUKUM DAN KRIMINAL