Ketika Negarawan Gagal Menjaga Lidah di Negeri Majemuk
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
SULSEL -Polisi Resmob Polda Sulsel berhasil mengakhiri pelarian Amiluddin (26 tahun), kontraktor asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, yang menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan tenaga kerja asing (TKA) China, Wang Fenghe (60 tahun), di Morowali, Sulawesi Tengah. Bersama istrinya, Ernawati (31 tahun), mereka ditangkap di rumah persembunyian mereka di Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa pada Jumat (12/7).
Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Benny Pornika, mengungkapkan bahwa penangkapan ini dilakukan berdasarkan permintaan dari Polres Morowali, Polda Sulteng, terkait kasus pembunuhan yang terjadi di PT. Kemurnian Tinggi Gas Indonesia (KTGI) di Bahodopi, Morowali pada Senin, 10 Juni lalu. “Kami membantu Polda Sulteng menangkap Amiluddin dan istrinya atas kasus pembunuhan TKA China di Morowali,” ujar Benny.
Kejadian tragis itu bermula ketika Amiluddin bersama sekelompok temannya mencoba mencuri tembaga di gudang milik korban. Mereka ketahuan oleh Wang Fenghe, yang kemudian membuat Amiluddin panik dan melakukan serangan dengan menggunakan sebuah pisau. “Pelaku terdesak setelah dipergoki oleh korban pada saat mencuri tembaga gudang milik korban. Pelaku kemudian menusuk korban dengan sangkur hingga berulang kali,” papar Benny.
Setelah melakukan pembunuhan, Amiluddin menghilangkan jejak dengan membakar baju korban yang berlumuran darah, sementara korban ditemukan tewas oleh rekannya sendiri dengan luka tusukan yang parah. “Korban ditemukan hanya menggunakan celana dalam dengan luka terbuka di beberapa bagian tubuhnya akibat tusukan pisau,” tambah Benny.
Setelah kejadian itu, Amiluddin dan istrinya melarikan diri ke Sulsel. Mereka bersembunyi di Kabupaten Wajo dan Bone sebelum akhirnya menetap di Gowa. “Di Bone mereka sembunyi selama sekitar seminggu sebelum berpindah ke Gowa, di rumah kakak dari istrinya,” ungkap Benny.
Proses pelarian mereka berakhir setelah polisi berhasil melacak dan menangkap keduanya di Gowa. Saat ini, Amiluddin dan Ernawati telah diserahkan ke Polres Morowali untuk proses penyelidikan lebih lanjut dan proses hukum yang akan dihadapinya.
Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya penegakan hukum dalam menangani kasus kejahatan serius seperti pembunuhan, terutama melibatkan korban asing. Polisi akan terus bekerja keras untuk memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat dalam kasus ini.
(N/014)
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pengalamannya saat masih menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka&039bah (GPK) Imam Fauzan A. Uskara membantah tudingan adanya pemecatan massal ratusan pengurus Dewa
POLITIK
JAKARTA PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan dua kapalnya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih berada di kawa
NASIONAL
JAKARTA Politikus PAN Surya Utama alias Uya Kuya melaporkan dugaan penyebaran berita bohong yang mencatut namanya ke Polda Metro Jaya. Lap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Google dilaporkan menggandeng perusahaan kacamata EssilorLuxottica untuk memperkuat pengembangan kacamata pintar berbasis Android
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penyelesaian seluruh berkas layanan pertanaha
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor), Kamser Maroloan Sitanggang, menyampaikan surat terbuka kepada Komisi III
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gelombang kejahatan penipuan atau scam di sektor keuangan digital kian mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat to
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya pemikiran geopolitik dalam menjaga arah dan kepenting
POLITIK