Bisa Kasih Bintang 1-5! BGN Siapkan Aplikasi Rating Kinerja Dapur MBG Buat Sekolah: Biar Transparan
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan aplikasi rating untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui aplikasi tersebut, kepala s
NASIONAL
GARUT -Kabupaten Garut diguncang ketegangan setelah penemuan jasad yang ditemukan dalam kondisi mutilasi di Jalan Raya Lintas Selatan, tepatnya di Kampung Bantarlimus, Desa Sancang. Pelaku yang diduga menderita gangguan jiwa, M. Erus (23 tahun), berhasil diamankan oleh kepolisian setelah aksi kejinya yang menggemparkan warga dan memicu keresahan di tengah masyarakat.
Kejadian tragis ini terungkap dari sebuah video yang viral di media sosial, memperlihatkan pelaku mengikat tangan korban sebelum melakukan tindakan keji tersebut. Video tersebut menjadi bukti nyata betapa mengerikannya peristiwa yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.
Kapolres Garut, AKBP Rohman Yonky, dalam keterangan resminya menyatakan bahwa pihak kepolisian telah segera bertindak dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan dalam penyelidikan kasus ini. “Kami sudah mengamankan pelaku dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif pasti dari tindakan keji ini,” ujar AKBP Rohman.
Menurut Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Ari Rinaldo, M. Erus diduga mengalami gangguan jiwa berat yang mempengaruhi perilakunya. “Kami menduga pelaku mengalami gangguan jiwa berdasarkan penelusuran dan kesaksiannya,” kata AKP Ari.
Ketegangan di masyarakat semakin meningkat ketika saksi mata memberikan keterangan mereka. Nining (43 tahun), salah seorang saksi mata, mengungkapkan betapa mengerikannya aksi Erus ketika dilihatnya sedang melakukan tindakan keji di pinggir jalan. “Saya melihatnya memotong daging di pinggir jalan, saya kira sedang memotong daging ayam, ternyata jasad manusia,” ujar Nining dengan suara gemetar.
Sementara itu, Engkus, warga lainnya, juga memberikan kesaksiannya tentang kejadian itu. Ia melihat Erus membawa karung yang diduga berisi bagian tubuh korban. “Saya melihatnya membawa karung seperti yang ditemukan di lokasi penemuan mayat,” ungkap Engkus.
Kehadiran Erus di tengah masyarakat Garut memang sudah lama dikenal. Agus Sambas, seorang warga yang mengenalnya, menyatakan bahwa Erus sering berjalan-jalan ke pusat kota dan terlihat tidak lancar dalam berkomunikasi. “Dia sering jalan-jalan, kadang sampai ke Garut pusat kota, senyum-senyum saja,” kata Agus.
Kasus ini menjadi sorotan karena menyoroti pentingnya penanganan kesehatan jiwa di masyarakat. Gangguan jiwa yang tidak terdiagnosis dan tidak tertangani dengan baik dapat berujung pada kejadian-kejadian tragis seperti ini. Peran pemerintah dan masyarakat dalam membantu individu yang menderita gangguan jiwa menjadi hal yang sangat penting.
Penemuan jasad yang telah mengalami mutilasi ini tidak hanya mengguncang Garut, tetapi juga mengingatkan kita semua akan pentingnya pendekatan yang holistik terhadap kesehatan jiwa di Indonesia. Semoga kasus ini dapat segera diselesaikan dengan adil dan masyarakat dapat kembali hidup dalam kedamaian.
(N/014)
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan aplikasi rating untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui aplikasi tersebut, kepala s
NASIONAL
KARO Kasus dugaan keracunan massal siswa setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, telah berlangsu
PERISTIWA
KISARAN Seorang siswa Taman Kanakkanak (TK) terjerumus ke dalam lubang mirip sumur di halaman belakang Masjid Agung Ahmad Bakrie, Kisaran
PERISTIWA
MEDAN Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara menggagalkan pengiriman narkotika jenis sabusabu seberat 1
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN PSMS Medan membawa 23 pemain untuk menghadapi Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Liga 2 Grup A 2026/2027. Laga tersebut akan berla
OLAHRAGA
MEDAN Harga sejumlah jenis cabai di Pasar Sukaramai, Kota Medan, mengalami kenaikan. Harga cabai merah kini mencapai Rp60 ribu per kilogra
EKONOMI
BANDA ACEH Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banda Aceh mengamankan pria berinisial TF (24) yang diduga terlibat dalam kasus p
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menargetkan predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) men
PEMERINTAHAN
MEDAN Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara menyiapkan 33 unit bus perintis pada 2026 untuk melayani masyarakat di lima kabupaten. Bus
PEMERINTAHAN
MEDAN Anggota Komisi A DPRD Sumatera Utara Irham Buana Nasution menilai penutupan permanen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karo Ber
PEMERINTAHAN