BREAKING NEWS
Minggu, 08 Maret 2026

Update Kasus Kematian Jelita Sinaga , Ternyata Dibunuh?!

BITVonline.com - Sabtu, 15 Juni 2024 03:21 WIB
Update Kasus Kematian Jelita Sinaga , Ternyata Dibunuh?!
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN -Peristiwa tragis yang menimpa Jelita (25) terus mengundang perhatian publik. Sebelumnya dikabarkan meninggal karena bunuh diri, namun hasil penyelidikan terbaru mengungkap fakta lain. Diduga kuat, Jelita dibunuh oleh teman kencannya, yang dikenal dengan inisial V.

Kejanggalan Kematian

Jasad Jelita ditemukan pada 1 Juni 2024 di kediamannya. Kejanggalan mulai terlihat ketika keluarga menemukan tanda merah di leher Jelita, yang menurut pengacara keluarga, Paul Tambunan, lebih menyerupai bekas cekikan daripada gantung diri. Autopsi pun menguatkan dugaan ini.

“Ada bekas merah di leher Jelita. Kami yakin itu bukan bekas gantung diri, melainkan cekikan,” jelas Paul.

Motif Uang dan Perselingkuhan

Sebelum kematiannya, Jelita sempat bercerita kepada ayahnya, Barita Sinaga, bahwa dirinya sering dipukuli oleh V. Jelita juga sempat menyebutkan bahwa ia memiliki uang sebesar Rp41 juta dan berniat meninggalkan V untuk memulai usaha telur.

Namun, pengakuan mengejutkan datang dari V yang mengklaim bahwa uang Rp41 juta tersebut adalah miliknya. Hal ini menimbulkan kecurigaan baru bahwa kematian Jelita bisa jadi terkait dengan masalah uang tersebut.

Tak hanya soal uang, Paul juga mengungkapkan bahwa Jelita pernah memergoki V berselingkuh dengan ibu tirinya. Peristiwa ini diduga kuat menjadi salah satu alasan di balik pembunuhan tersebut.

Pengakuan V

Pada 9 Juni 2024, Barita Sinaga mendapat kabar dari penyidik bahwa V telah mengakui perbuatannya. V mengaku mencekik Jelita karena tidak mau diajak ke Berastagi bersama teman-teman Jelita.

“V marah karena dipaksa ke Berastagi, lalu mencekik Jelita hingga tewas. Namun, kami masih sulit percaya bahwa alasan ini cukup untuk membunuh,” ujar Paul.

Kekecewaan Keluarga Terhadap Polisi

Keluarga Jelita juga mengungkapkan kekecewaan terhadap Polsek Medan Sunggal. Menurut mereka, proses pengurusan laporan dipersulit dan kepolisian sempat menyatakan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada kematian Jelita.

“Tidak ada keterangan lebih lanjut dari kepolisian. Kami berharap rekonstruksi segera dilakukan dan tersangka lain yang terlibat bisa diungkap ke publik,” pungkas Paul.

Penutup

Kematian Jelita menjadi salah satu kasus yang menyoroti berbagai aspek gelap kehidupan pribadi dan bagaimana konflik internal dapat berujung pada tragedi. Keluarga berharap kebenaran sepenuhnya terungkap dan keadilan dapat ditegakkan.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru