Pencuri Motor Ojol Wanita Tunarungu di Medan Ditangkap, Beraksi di 42 Lokasi
MEDAN Polisi menangkap M Arif Matondang, 30 tahun, pelaku pencurian sepeda motor milik pengemudi ojek online perempuan penyandang tunaru
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN -Peristiwa tragis yang menimpa Jelita (25) terus mengundang perhatian publik. Sebelumnya dikabarkan meninggal karena bunuh diri, namun hasil penyelidikan terbaru mengungkap fakta lain. Diduga kuat, Jelita dibunuh oleh teman kencannya, yang dikenal dengan inisial V.
Kejanggalan KematianJasad Jelita ditemukan pada 1 Juni 2024 di kediamannya. Kejanggalan mulai terlihat ketika keluarga menemukan tanda merah di leher Jelita, yang menurut pengacara keluarga, Paul Tambunan, lebih menyerupai bekas cekikan daripada gantung diri. Autopsi pun menguatkan dugaan ini.
“Ada bekas merah di leher Jelita. Kami yakin itu bukan bekas gantung diri, melainkan cekikan,” jelas Paul.
Motif Uang dan PerselingkuhanSebelum kematiannya, Jelita sempat bercerita kepada ayahnya, Barita Sinaga, bahwa dirinya sering dipukuli oleh V. Jelita juga sempat menyebutkan bahwa ia memiliki uang sebesar Rp41 juta dan berniat meninggalkan V untuk memulai usaha telur.
Namun, pengakuan mengejutkan datang dari V yang mengklaim bahwa uang Rp41 juta tersebut adalah miliknya. Hal ini menimbulkan kecurigaan baru bahwa kematian Jelita bisa jadi terkait dengan masalah uang tersebut.
Tak hanya soal uang, Paul juga mengungkapkan bahwa Jelita pernah memergoki V berselingkuh dengan ibu tirinya. Peristiwa ini diduga kuat menjadi salah satu alasan di balik pembunuhan tersebut.
Pengakuan VPada 9 Juni 2024, Barita Sinaga mendapat kabar dari penyidik bahwa V telah mengakui perbuatannya. V mengaku mencekik Jelita karena tidak mau diajak ke Berastagi bersama teman-teman Jelita.
“V marah karena dipaksa ke Berastagi, lalu mencekik Jelita hingga tewas. Namun, kami masih sulit percaya bahwa alasan ini cukup untuk membunuh,” ujar Paul.
Kekecewaan Keluarga Terhadap PolisiKeluarga Jelita juga mengungkapkan kekecewaan terhadap Polsek Medan Sunggal. Menurut mereka, proses pengurusan laporan dipersulit dan kepolisian sempat menyatakan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada kematian Jelita.
“Tidak ada keterangan lebih lanjut dari kepolisian. Kami berharap rekonstruksi segera dilakukan dan tersangka lain yang terlibat bisa diungkap ke publik,” pungkas Paul.
PenutupKematian Jelita menjadi salah satu kasus yang menyoroti berbagai aspek gelap kehidupan pribadi dan bagaimana konflik internal dapat berujung pada tragedi. Keluarga berharap kebenaran sepenuhnya terungkap dan keadilan dapat ditegakkan.
(N/014)
MEDAN Polisi menangkap M Arif Matondang, 30 tahun, pelaku pencurian sepeda motor milik pengemudi ojek online perempuan penyandang tunaru
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah kelompok masyarakat dari berbagai daerah bersiap menuju Jakarta untuk mengikuti aksi pada 27 Agustus 2026. Kelompokkel
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin masuk dalam bursa calon Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Ia menjadi
SOSOK
JAKARTA Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menyoroti sikap Presiden RI ke7 Joko Widodo atau Jokowi
POLITIK
JAKARTA Partai Gerindra menegaskan belum memikirkan Pemilihan Umum atau Pemilu 2029. Pernyataan itu disampaikan menyusul viralnya potong
POLITIK
JAKARTA Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan tiga anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU) sebagai tersangka dalam kasus dugaan intim
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan mekanisme penundaan transaksi rekening Bank Mandiri milik warga Pati, Supriyono, yang d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan penentuan lokasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Puti
EKONOMI
LAMPUNG UTARA Tiga anggota Polres Lampung Utara terluka saat berupaya menangkap seorang buronan atau daftar pencarian orang (DPO) kasus
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Banjir kiriman merendam rumah warga di bantaran Sungai Deli, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utar
PERISTIWA