BGN Moratorium Dapur Baru MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Pemerataan ke Daerah 3T
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menghentikan sementara pendaftaran dan pembangunan dapur baru untuk Program Makan Bergizi Gratis
NASIONAL
MEDAN -Sebuah penggerebekan menggetarkan Medan dengan ungkapan kecamuk kejahatan tersembunyi di balik tirai kediaman biasa. Rumah toko yang tak mencurigakan di Jalan Kapten Jumhana, Lingkungan III, Kelurahan Sukaramai II, Kecamatan Medan Area, ternyata menjadi sarang gelap yang memproduksi dan mendistribusikan narkoba mematikan: ekstasi.
Kisah ini mengungkap keseriusan dan keberhasilan aparat keamanan dalam membongkar jaringan kejahatan terorganisir. Dua kepala rumah tangga, yang sebelumnya dikenal sebagai pemilik usaha material bangunan, ternyata telah beralih profesi menjadi produsen dan pengedar ekstasi. Mereka adalah HK dan DK, suami-istri yang menyamar di balik tirai penggerebekan.
Kepala Lingkungan setempat, Suhendri, menceritakan betapa terkejutnya warga sekitar atas penemuan gelap ini. Pasangan tersebut, bersama dengan anak mereka yang baru menikah, hidup dalam kedamaian namun tersembunyi dari pandangan publik. Kehidupan mereka yang tertutup berhasil menyelinap dari perhatian warga sekitar, meskipun ada sedikit yang mengetahui latar belakang mereka sebagai pemilik usaha panglong di masa lalu.
Penggerebekan ini membuka pintu ke dunia gelap yang tersembunyi di balik dinding rumah. Di kamar sempit di lantai tiga, HK dan DK menggeluti bisnis terlarang mereka. Dengan peralatan dan bahan baku dari luar negeri, terutama China, mereka mampu memproduksi ekstasi dalam jumlah yang mengkhawatirkan. Tak hanya itu, kamar ini juga menjadi tempat di mana kemasan dan pengiriman dilakukan, membuka jaringan distribusi yang meluas.
Namun, keberhasilan polisi dalam membongkar jaringan ini tak tercapai tanpa kerjasama dan kerja keras. Tim gabungan dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Polda Sumut, dan Bea Cukai bekerja bersama-sama dalam operasi ini. Dari penggerebekan ini, lima tersangka berhasil diamankan, termasuk pembeli ekstasi yang berhasil ditangkap.
Selain pasangan suami-istri tersebut, polisi juga berhasil menangkap pria pemesan alat pembuat dan bahan narkotika serta seorang kurir. Mereka adalah bagian dari jaringan yang menyediakan bahan baku dan mendistribusikan produk akhir ke tempat hiburan malam di Kota Medan dan Pematangsiantar.
Ketua tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa, mengungkapkan bahwa pabrik ekstasi ini telah beroperasi selama enam bulan dengan produksi yang mencapai 600 butir ekstasi per bulan. Angka ini hanya bersifat konservatif, mengingat masih banyak yang belum terungkap dalam penyelidikan ini.
Kini, pasangan suami-istri dan jaringan mereka harus menghadapi konsekuensi dari perbuatannya. Namun, perlu diingat bahwa pertarungan melawan narkoba tidak akan pernah berakhir dengan satu operasi penggerebekan. Ini adalah upaya terus-menerus, sebuah perang tanpa akhir untuk melindungi masyarakat dari ancaman yang mengintai di balik tirai gelap produksi narkoba.
Keberhasilan ini juga harus mengingatkan kita semua akan pentingnya peran kita dalam memerangi narkoba. Penyelundupan bahan baku, produksi gelap, dan distribusi terorganisir hanya mungkin terjadi karena ada permintaan yang terus menerus. Mari bersama-sama melawan narkoba dengan menolak menjadi bagian dari rantai permintaan ini. Bersama, kita dapat membangun masa depan yang lebih bersih dan aman untuk generasi mendatang.
(N/014)
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menghentikan sementara pendaftaran dan pembangunan dapur baru untuk Program Makan Bergizi Gratis
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan tidak seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Indonesia terlibat dalam kasus dug
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap modus baru dalam kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi pengurusan izin tinggal warg
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Medan melontarkan kritik terhadap polemik pembiayaan akomodasi peserta ASEAN U19 Boys&0
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan apresiasi tinggi terhadap peluncuran film Samudera, sebuah karya sinematik yan
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong percepatan legalisasi sumur minyak masyarakat di Sumut sebaga
PEMERINTAHAN
MEDAN Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 yang akan digelar pada 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam
PARIWISATA
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengungkap dugaan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim Nasional Vietnam memperbesar kemenangan dengan menggilas Myanmar 50 pada babak kedua pertandingan Piala AFF U19 tahun 2026 di
OLAHRAGA
JAKARTA Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer atau yang akrab disapa Noel, menyoroti kasus dugaan korupsi
NASIONAL