BREAKING NEWS
Selasa, 17 Maret 2026

Polrestabes Medan Tangkap Begal Sadis di Jalan Williem Iskandar: Pelaku Yang Bacok Tangan Korban Hingga di Amputasi!

BITVonline.com - Sabtu, 01 Juni 2024 02:55 WIB
Polrestabes Medan Tangkap Begal Sadis di Jalan Williem Iskandar: Pelaku Yang Bacok Tangan Korban Hingga di Amputasi!
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN -Polrestabes Medan melalui tim khususnya, Jatanras Satreskrim, berhasil menangkap seorang pemuda pelaku pembegalan yang membacok tangan korbannya hingga nyaris putus. Peristiwa mengerikan ini terjadi di Jalan Williem Iskandar, Deli Serdang. Korban, bernama Aziz, warga Jalan Nuri Perumnas Mandala, mengalami cedera serius dan tangannya telah diamputasi. Saat kejadian, Aziz hendak pulang dari tempat kerjanya pada Sabtu (25/05/2024) pagi sekitar pukul 04.00 WIB. Namun, nasib malang menimpanya ketika ia dihadang oleh pelaku begal yang langsung menebas pergelangan tangannya.

1. Pelaku Pembegalan Seorang Residivis

TKP pembegalan berada tepat di depan Sport Center/GOR Pancing di Jalan Williem Iskandar. Pelaku pembegalan, yang diketahui berinisial MAJ alias BU, telah diboyong ke Polrestabes Medan. Saat dibawa ke kantor polisi, kondisi pelaku terlihat meringis kesakitan dengan kedua kaki diperban akibat ditembak oleh petugas. Polisi mengatakan bahwa pelaku terpaksa dihadiahi timah panas oleh tim khusus karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy, mengungkapkan bahwa pelaku yang ditangkap merupakan residivis dengan kasus serupa. “Pelaku ini merupakan residivis dengan kasus yang sama. Pelaku sudah pernah dihukum karena sudah tiga kali melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan,” kata Teddy, Jumat (31/05/2024).

2. Aksi Begal yang Gagal

Teddy menjelaskan bahwa aksi begal yang dilakukan pelaku terjadi saat korban pulang menuju rumahnya di Perumnas Mandala. Korban mengendarai sepeda motor matic merk Scoopy. Saat melintas di simpang Jalan Tuamang, tiba-tiba lima pelaku datang mengendarai dua sepeda motor. Mereka dengan cepat menyusul korban dari belakang. Salah satu tersangka, berinisial AP, mencabut paksa kunci sepeda motor korban.

“Kemudian, pelaku MJA alias BU ini pun turun dari sepeda motor dan langsung membacok pergelangan tangan kiri korban menggunakan senjata tajam jenis celurit,” kata Teddy. Korban yang terkejut berteriak meminta tolong. Warga sekitar yang mendengar teriakan Aziz segera berbondong-bondong mendekati lokasi kejadian, membuat para tersangka melarikan diri dengan cepat. Meski demikian, mereka tidak berhasil mencuri sepeda motor korban, hanya membawa kunci sepeda motor.

3. Tindakan Tegas dari Kepolisian

Korban yang bersimbah darah dan tangannya nyaris putus segera dibawa oleh masyarakat setempat ke Rumah Sakit Haji untuk mendapatkan pertolongan medis. Dari hasil penyelidikan kepolisian, diketahui bahwa salah satu pelaku (MAJ) berada di Jalan Jawa, Kelurahan Sei Sikambing C II, Kecamatan Medan Helvetia. Polisi bergerak ke lokasi dan berhasil menangkap pelaku pada tengah malam.

“Setelah itu, pelaku dibawa untuk pengembangan mengejar pelaku lainnya dan mencari barang bukti. Namun, pada saat pengembangan, pelaku berusaha menyerang petugas sehingga petugas memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak ke bagian kedua kaki pelaku,” kata Teddy.

4. Pengejaran Tersangka Lainnya

Kapolsek Medan Tembung menyebutkan bahwa masih ada tiga tersangka lain yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Pihaknya berharap para tersangka lainnya segera menyerahkan diri. “Kalau tidak menyerahkan diri, kami akan mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku begal ini,” pungkasnya.

Reaksi Masyarakat

Peristiwa pembegalan brutal ini menuai berbagai reaksi dari masyarakat. Keberhasilan Polrestabes Medan dalam menangkap pelaku pembegalan ini mendapat apresiasi dari warga sekitar yang berharap keamanan dan ketertiban di wilayah mereka semakin terjamin. Banyak warga yang turut prihatin atas kondisi korban dan berharap pelaku lainnya segera ditangkap.

Kesimpulan

Kasus pembegalan di Jalan Williem Iskandar ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kehadiran aparat keamanan di daerah rawan kejahatan. Polrestabes Medan telah menunjukkan komitmennya untuk memberantas tindak kriminal dan menjaga ketertiban di masyarakat. Diharapkan dengan tindakan tegas ini, para pelaku kejahatan berpikir dua kali sebelum melakukan tindakan kriminal di masa depan.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Bentuk Hukum Anak-Cucu BUMN

Bentuk Hukum Anak-Cucu BUMN

OlehMargarito KamisPRESIDEN Prabowo Subianto mengaku heran dengan aturan yang menyatakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) boleh diaudit nega

OPINI