Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
CIREBON -Kabar mengenai dugaan identitas tersangka dalam kasus pembunuhan Vina di Cirebon mencuat menjadi sorotan publik. Pegi, yang ditangkap oleh polisi, diduga bukanlah pelaku utama yang sebenarnya. Hal ini menjadi perdebatan sengit di antara pihak-pihak terkait.
Pengacara terkenal, Hotman Paris, turut angkat bicara dan mendesak pihak kepolisian untuk menghadirkan Pegi dalam konferensi pers guna klarifikasi lebih lanjut. Desakan ini muncul setelah adanya pertanyaan dari sebuah akun anonim di Instagram yang mengklaim bahwa foto Pegi yang beredar hanya dimiliki olehnya.
Dalam unggahan di Instagram miliknya, Hotman Paris menegaskan perlunya kejelasan dari pihak kepolisian terkait status Pegi sebagai tersangka. “Mohon Polda Jabar buat konferensi pers dengan menampakan fisik orang DPO yang tertangkap ini!” tulis Hotman.
Sebelumnya, kuasa hukum lima terpidana kasus pembunuhan Vina, Jogi Nainggolan, juga mengungkapkan bahwa Pegi yang ditangkap bukanlah sosok yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian. Menurut Jogi, Pegi hanya ditangkap karena memiliki nama yang sama dengan DPO polisi.
Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa penangkapan Pegi telah dilakukan berdasarkan informasi yang diperoleh dari serangkaian penyelidikan sejak tahun 2016. Kombes Surawan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat menegaskan bahwa penangkapan Pegi sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
Kendati demikian, pembahasan terkait identitas Pegi masih berlanjut. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Jules Abraham Abast, menegaskan bahwa penangkapan Pegi dilakukan setelah pendalaman dan pengumpulan bukti yang cukup oleh penyidik.
Pihak kepolisian juga menyatakan bahwa mereka akan terus melakukan penyelidikan terkait kasus ini dengan transparansi penuh, termasuk dalam upaya penangkapan dua DPO lainnya yang masih buron.
Kasus pembunuhan Vina, yang terjadi pada tahun 2016, telah menjadi perhatian publik setelah diangkat ke dalam film dan memicu diskusi luas mengenai keadilan dan penegakan hukum di Indonesia. Sorotan terhadap dugaan kesalahan identitas dalam penangkapan Pegi menunjukkan pentingnya penegakan hukum yang akurat dan transparan bagi masyarakat.
(N/014)
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN