BREAKING NEWS
Jumat, 22 Mei 2026

Viral! Anggota Polisi Diduga Merokok dan Minum Keras di Polres Sikka!

BITVonline.com - Rabu, 22 Mei 2024 04:50 WIB
Viral! Anggota Polisi Diduga Merokok dan Minum Keras di Polres Sikka!
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

NTT -Sebuah video viral yang menampilkan empat wanita dan seorang pria sedang merokok dan memegang sebotol minuman keras telah menyita perhatian di media sosial, terutama di Facebook. Video berdurasi 19 detik tersebut diduga diambil pada Selasa (21/5) dan menampilkan adegan yang memperlihatkan situasi yang kontroversial.

Dalam video tersebut, seorang pria yang diduga sebagai anggota polisi terlihat duduk sambil mengisap sebatang rokok bersama seorang wanita. Selain itu, ada dua perempuan lain yang juga terlihat duduk di sekitarnya. Deskripsi video menunjukkan bahwa kejadian ini diduga terjadi di Mapolres Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan keterangan “Polres Sikka kita buat seperti kita punya kos.”

Video ini menimbulkan berbagai komentar dari warganet, dengan beberapa di antaranya menyatakan kekhawatiran atas dampak negatif yang mungkin timbul terhadap citra kepolisian. Menyikapi hal ini, Kasi Humas Polres Sikka, AKP Susanto, menyatakan bahwa saat ini Bagian Pengawasan Polri (Propam) Polres Sikka sedang melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terkait video tersebut.

“Dari Propam masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan. Benar atau tidak minum di salah satu ruangan polres,” ungkap Susanto.

Lebih lanjut, Susanto juga membenarkan bahwa pria yang terlihat dalam video tersebut adalah anggota Polres Sikka. Namun, ia tidak memberikan detail lebih lanjut terkait identitas atau jabatan pria tersebut.

Video viral ini telah mendapatkan perhatian yang signifikan di media sosial, dengan lebih dari 89 ribu kali penayangan dan 3,5 ribu tanggapan dari warganet. Kontroversi ini menimbulkan kekhawatiran atas citra kepolisian dan menyoroti pentingnya disiplin dan integritas dalam menjaga profesionalisme di institusi kepolisian.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru