Pigai: Jangan Percaya Lembaga Survei di Indonesia, Banyak yang Abal-Abal
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
SEMARANG -Pasangan suami istri di Semarang, Nurul Fadhilah (25) dan Reni Havidiyanti Hartono, baru-baru ini terlibat dalam aksi penggelapan 60 mobil rental. Kisah mereka yang nekat ini menjadi sorotan di tengah masyarakat. Dalam pernyataannya kepada wartawan, Nurul Fadhilah mengungkapkan alasan di balik perbuatannya, yang ternyata dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar hutang.
Modus OperandiModus operandi yang digunakan oleh pasangan ini cukup canggih. Mereka menawarkan investasi kerja sama sewa mobil kepada korban, dengan janji keuntungan sebesar Rp5 juta per bulan per mobil. Korban yang mayoritas adalah teman-teman dekat mereka, yang sudah mereka kenal sebelumnya. Setelah mendapat kepercayaan, pasangan ini kemudian mengambil mobil dan menggadaikannya, dengan nilai satu mobil rata-rata mencapai Rp30 juta.
Penangkapan dan PenyelidikanPenyelidikan atas kasus ini dimulai ketika korban, Yosep Sutiadi, melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian. Kerugian yang dialami korban cukup besar, dengan tiga mobil Toyota Calya yang menjadi target operasi penggelapan. Kejadian ini memancing respons cepat dari pihak kepolisian, yang kemudian berhasil mengidentifikasi dan menangkap pasangan ini di Lampung Barat, setelah sebelumnya terdeteksi GPS mobil yang dimatikan di daerah Jawa Tengah.
Penyesalan dan ImplikasiSaat ini, pasangan ini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut di Polres Salatiga. Reni Havidiyanti Hartono mengungkapkan penyesalannya atas perbuatannya, terlebih ketika menyadari bahwa mereka telah menjadi tersangka dalam kasus penggelapan mobil rental. Dampak dari perbuatan mereka tidak hanya dirasakan oleh korban, tetapi juga oleh keluarga mereka sendiri.
Kisah pasangan suami istri ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat tentang pentingnya kejujuran dan integritas dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dalam menghadapi tekanan keuangan atau masalah lainnya, terjun ke jalur kriminal bukanlah solusi yang tepat. Kasus ini juga mengingatkan kita tentang pentingnya kehati-hatian dalam berinvestasi dan bertransaksi, serta peran pemerintah dan lembaga terkait dalam memastikan perlindungan terhadap konsumen dan pengusaha rental mobil.
(N/014)
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Seorang pengemudi mobil, Sapriadi (47), diamuk warga setelah diduga meninggalkan lokasi kecelakaan lalu lintas di Kota P
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat emosional saat berdebat dengan petugas Badan Nasional P
PERISTIWA
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL