Purbaya Bakal ke China dan Inggris Promosikan Surat Utang RI
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke China dan Inggris pada pertengahan Juni 2026. Kunju
EKONOMI
TAPUT -Tapanuli Utara diguncang skandal besar ketika video mesum yang diduga melibatkan oknum pejabat teras di Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara tersebar luas. Aksi unjuk rasa yang dipimpin oleh Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tarutung menggema di depan Kantor Bupati Tapanuli Utara dan Polres setempat pada Rabu (3/5/2024) lalu.
Unjuk rasa yang dimulai dari menara lonceng Tarutung itu menjadi sorotan publik karena mengangkat tuntutan yang tegas, terutama dalam meminta pemecatan dan pemberhentian pejabat yang diduga terlibat dalam aksi asusila yang terdokumentasi dalam video.
Ketua GMKI Cabang Tapanuli Utara, Belaster Bolastua Purba, menyoroti kondisi memprihatinkan yang terjadi di Tapanuli Utara akibat ulah oknum pejabat tersebut. “Kami menuntut DPRD Taput untuk memanggil dan memeriksa Sekda Taput apakah benar melakukan perbuatan tak senonoh tersebut,” ujarnya dengan tegas.
Tidak hanya meminta pemecatan pejabat terlibat, GMKI juga mendesak Polres Tapanuli Utara untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terkait kasus tersebut. “Kami minta Polres untuk menangis dan menyelidiki apakah benar dalam video tersebut terdapat oknum pejabat yang bersangkutan,” tambah Belaster.
Selain itu, tuntutan juga dilayangkan kepada Pj Bupati Tapanuli Utara agar mengajukan permohonan pemecatan terhadap pejabat yang terlibat kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Kami tidak ingin orang seperti itu tinggal di Taput, terutama di kota yang dikenal sebagai kota wisata rohani,” tegas Belaster.
Sementara itu, pihak Polres Tapanuli Utara memberikan keterangan terkait unjuk rasa tersebut. Kasi Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima berkas tuntutan dari GMKI yang kemudian akan diselidiki dengan serius.
“Salah satu tuntutan yang kami terima adalah terkait adanya video mesum yang diduga melibatkan pejabat di Pemkab Taput. Kami sedang melakukan penyelidikan untuk menemukan fakta sebenarnya terkait hal ini,” jelas Aiptu Walpon.
Skandal ini memunculkan kecaman dan kegelisahan di masyarakat Tapanuli Utara, terutama karena melibatkan sosok pejabat yang seharusnya menjadi teladan dalam menjalankan tugasnya. Publik menantikan tindak lanjut serius dari pihak berwenang dalam menangani kasus ini. Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi masih terus dilakukan oleh pihak terkait.
(N/014)
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke China dan Inggris pada pertengahan Juni 2026. Kunju
EKONOMI
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) memberikan tanggapan terkait kabar penangkapan dua jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Se
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang hari lahir Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno atau Bung Karno, yang diperingati pad
NASIONAL
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, dikabarkan masih mengalami syok usai ditangkap oleh Jaksa Agung Muda
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi XIII DPR RI berencana memanggil Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) untuk meminta penjelasan terkait kasus dug
NASIONAL
JAKARTA Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengkritik keras tuntutan 2 tahun 6 bulan penjara terh
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berencana menerapkan aturan keseragaman warna pada kemasan seluruh produk tembakau, termasuk roko
NASIONAL
JAKARTA Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, resmi naik ke posisi ketiga klasemen sementara Moto3 musim 2026 setelah pembalap Spanyo
OLAHRAGA
MEDAN PT PLN (Persero) menargetkan pemulihan jaringan listrik di Sumatera Utara yang terdampak kerusakan Saluran Udara Tegangan Ekstra T
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan menyeluruh di kawasan Medan Belawan, tidak hanya d
PEMERINTAHAN