SALAM Desak PLN Sumut Copot Kepala ULP Sibuhuan, Soroti Dugaan Pembiaran Wifi Ilegal di Padang Lawas
MEDAN Solidaritas Aksi Lintas Mahasiswa (SALAM) kembali menggelar aksi unjuk rasa lanjutan di Kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Distrib
PERISTIWA
MEDAN -Ketegangan merayap di Universitas Negeri Medan (UNIMED) setelah serentetan kejadian tragis menghantam sebuah warkop di simpang kampus tersebut. Pelaku penyerangan yang tidak dikenal masih menyisakan rasa tak aman bagi warga sekitar, namun, sedikit demi sedikit, kebenaran mulai terkuak.
Setelah proses pencarian yang ketat, Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Percut Seituan berhasil menangkap satu dari beberapa pelaku yang diduga terlibat dalam penyerangan brutal tersebut. Pada hari kedua setelah kejadian mengerikan pada Senin, pelaku berhasil diamankan dan saat ini telah dijebloskan ke balik jeruji penjara.
“Alhamdulillah, sudah ada yang kami tangkap, satu orang terduga pelaku. Saat ini, upaya pengejaran masih terus kami lakukan untuk menangkap pelaku lainnya,” ujar AKP Japri Simamora, Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, dalam sebuah konferensi pers yang diselenggarakan pada Rabu (8/5/2024).
Penangkapan pelaku ini membawa sedikit kelegaan bagi Indra Nasution, pemilik Warkop Anugerah yang menjadi sasaran serangan. Indra membenarkan bahwa pelaku yang ditangkap adalah salah satu dari mereka yang menyerang tempat usahanya.
“Iya, semalam saya sudah melihat langsung terduga pelaku yang ditangkap. Dia dipanggil Inir,” ujarnya.
Kejadian tragis itu bermula pada Senin (6/5/2024), sekitar pukul 05:30 WIB, ketika beberapa mobil yang diduga mengangkut mesin judi tembak ikan curian terjatuh di dekat Warkop Anugerah. Mereka yang mencoba menaikannya ke dalam mobil kesulitan dan meminta bantuan kepada pengunjung warkop. Namun, alih-alih meminta tolong dengan baik, mereka malah melayangkan cacian dan makian, memicu ketegangan di antara mereka.
Keadaan semakin memanas ketika para pengunjung menolak untuk membantu karena takut dengan peralatan judi yang terjatuh. Akibatnya, para pelaku mulai melemparkan batu ke arah warkop, bahkan mendatangi pengunjung dan pekerja dengan senjata tajam.
Akibat serangan tersebut, beberapa pengunjung berlarian ketakutan dan seorang pekerja dilaporkan mengalami luka pada pelipis matanya akibat pukulan. Selain itu, kerugian material juga terjadi, dengan beberapa barang berharga seperti handphone menjadi sasaran pencurian.
Indra dan istrinya telah melaporkan insiden ini ke Polsek Percut Seituan. Mereka mengalami kerugian sekitar Rp 7 juta, sementara beberapa pekerja yang diserang kabarnya akan mengundurkan diri karena trauma.
Kejadian mengerikan ini meninggalkan tanda tanya besar bagi masyarakat sekitar UNIMED. Semoga keberhasilan polisi dalam menangkap pelaku dapat membawa keadilan bagi korban dan memberikan rasa aman bagi warga sekitar.
(N/014)
MEDAN Solidaritas Aksi Lintas Mahasiswa (SALAM) kembali menggelar aksi unjuk rasa lanjutan di Kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Distrib
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menegaskan komitmen Indonesia dalam mendorong transisi energi dan aksi iklim saat menjadi pembi
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah atau Gus Abduh, menyatakan dukungannya terhadap wacana pembentukan regulasi yang
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memerintahkan evaluasi menyeluruh terhadap aspek kesehatan dalam pelaksanaan Lat
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah membuka peluang bagi lebih banyak tenaga ahli untuk terlibat dalam pengembangan mobil dan motor nasional. Langkah ini
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan mengambil langkah tegas terhadap pemerintah daerah maupun kemen
EKONOMI
BANDAR LAMPUNG Penganugerahan gelar adat Baginda Pemuka Bangsa kepada Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Kedatun Keagungan Lampung
NASIONAL
MEDAN Kebakaran yang melanda pabrik sepatu dan sandal karet PT Yumeida di Jalan Perintis, Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten D
PERISTIWA
BANDAR LAMPUNG Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) menerima gelar adat Baginda Pemuka Bangsa dari masyarakat adat Lampung Pepadun saat
POLITIK
BANDUNG Kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR (29) di Bandung, Jawa Barat, menyeret nama Taufik Hidayat ya
HUKUM DAN KRIMINAL