BREAKING NEWS
Kamis, 15 Januari 2026

Keributan Hebat di Desa Sampali! Kronologi Aksi Pembacokan dan Penangkapan Pelaku

BITVonline.com - Sabtu, 04 Mei 2024 04:16 WIB
Keributan Hebat di Desa Sampali! Kronologi Aksi Pembacokan dan Penangkapan Pelaku
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN -Suasana keributan dan kekacauan mewarnai Jalan Haji Anif, Desa Sampali, Deli Serdang, setelah terjadi peristiwa pembacokan yang menggemparkan masyarakat pada Jumat (03/04/2024). Insiden ini tidak hanya menimbulkan kehebohan, tetapi juga mengungkapkan ketegangan antara kelompok-kelompok di wilayah tersebut.

Kronologi kejadian dimulai ketika seorang pelaku pembacokan yang juga merupakan pengurus Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) melakukan serangan terhadap korban, Rahmantua, di Garapan 65 Desa Sampali. Kapolsek Percut Seituan, Kompol Jhonson Sitompul, mengungkapkan bahwa pelaku, yang merupakan wakil ketua OKP di wilayah tersebut, telah diamankan oleh pihak kepolisian setelah aksi blokade jalan yang dilakukan oleh masyarakat.

Menurut keterangan Kapolsek Jhonson, kejadian ini berawal dari konflik terkait galian tanah yang dilakukan tanpa seizin pemilik tanah. Hal ini menyulut emosi pelaku yang kemudian melakukan serangan secara fisik terhadap korban. Peristiwa tersebut menyebabkan kerumunan dan anarkis di lokasi kejadian, dengan korban langsung dibawa ke rumah sakit oleh warga.

Tindakan cepat dari Polsek Percut Seituan dalam menangani kejadian ini patut diapresiasi. Dalam waktu singkat, pelaku berhasil diamankan, menghindari eskalasi lebih lanjut dari keributan yang terjadi. Namun, proses penyelidikan lebih lanjut masih diperlukan untuk mengusut kejadian secara menyeluruh.

Kepolisian juga akan mengusut lebih lanjut apakah ada pelaku lain yang terlibat dalam peristiwa ini. Hal ini menunjukkan komitmen Polsek Percut Seituan untuk menjaga keamanan dan menegakkan hukum dengan adil.

Peristiwa ini juga mencerminkan kompleksitas konflik sosial di tingkat lokal, di mana perbedaan pendapat dapat memicu tindakan kekerasan yang mengancam keamanan masyarakat. 

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru