Tolak Makanan Bergizi Gratis, Pelajar Papua Ngotot: Kami Butuh Pendidikan Gratis, Bukan Makan
PAPUA Sejumlah pelajar di Papua menggelar aksi menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menyuarakan tuntutan agar pemerintah memberi
PENDIDIKAN
JAKARTA– Wacana pengalihan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) dari sistem langsung ke DPRD memicu penolakan dari sejumlah warga.
Mereka menilai alasan efisiensi anggaran yang digaungkan pemerintah tidak masuk akal karena tidak disertai transparansi penggunaan dana Pilkada.
Baca Juga:"Menurut aku sih itu alasan yang dibuat-buat. Enggak ada keterbukaan anggaran, jadi enggak soal itu dijadikan alasan," kata Ikhwana (28), Rabu (14/1/2026).
Senada, Iqbal (23) menekankan bahwa efisiensi anggaran tidak sebanding dengan konsekuensi hilangnya hak politik masyarakat.
"Kalau bicara efisiensi anggaran, kayaknya remeh banget untuk Indonesia yang punya kekayaan besar. Itu enggak apple to apple," ujarnya.
Warga menyoroti bahwa perubahan sistem Pilkada berpotensi menimbulkan stigma negatif terhadap DPRD maupun partai politik, serta membuka peluang praktik oligarki politik.
Alih-alih mengubah mekanisme pemilihan, masyarakat menuntut transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan Pilkada yang lebih jelas.
Wacana Pilkada lewat DPRD kembali mengemuka setelah Presiden Prabowo Subianto menyuarakannya dan didukung oleh beberapa partai politik pendukung pemerintah.
Pemerintah mengklaim langkah tersebut dapat memangkas biaya politik, namun pihak oposisi dan aktivis demokrasi menilai perubahan ini menggerus hak pilih rakyat dan berisiko membuka transaksi politik tertutup.
Perdebatan publik pun meningkat, menandai ketegangan antara upaya efisiensi dan prinsip demokrasi berbasis partisipasi langsung masyarakat.*
(k/dh)
PAPUA Sejumlah pelajar di Papua menggelar aksi menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menyuarakan tuntutan agar pemerintah memberi
PENDIDIKAN
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan sistem belanja bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sistem tersebut
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong mahasiswa politeknik dari berbagai daerah di Indonesia memanfaatkan kampus sebaga
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) akan melimpahkan perkara mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dan
NASIONAL
JAKARTA Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) mendapat sorotan dari pakar ekonomi politik Ichsanuddin Noo
POLITIK
BIREUEN Sebanyak 17 siswa SMAN 1 Kuala Bireuen, Desa Lhok AweAwe, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, Aceh, dilarikan ke rumah sakit sete
PERISTIWA
BANJARMASIN Basarnas memastikan bangkai KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa tidak mengalami kebocoran pada mesin maupun badan
PERISTIWA
JAKARTA Wacana duet Presiden Prabowo Subianto dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai rama
POLITIK
BANDA ACEH Cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada Jumat, 18 September 2026, diprakirakan bervariasi mulai berawan, hujan ringan hingga hujan p
NASIONAL
MEDAN Cuaca di hampir seluruh wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada Jumat, 18 September 2026, diprakirakan mengalami hujan ringan. Hanya Tapa
NASIONAL