Remaja Tenggelam di Sungai Ular, Seragam SMA Sudah Dibeli, Keluarga Masih Menanti Keajaiban
SERDANG BEDAGAI Seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Ular, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera
PERISTIWA
MEDAN -Kembali terdengar gemuruh suara siren polisi di Kota Medan. Kali ini, kehadiran mereka bukanlah untuk merayakan kebaikan, melainkan untuk menyeret seorang pria yang kembali terjerat dalam jaringan narkoba. Pria berinisial AFS (31), warga Desa Marindal, Kecamatan Patumbak, Deli Serdang, kini menjadi sorotan setelah ditangkap pada Sabtu (13/4/2024) sekitar pukul 02.00 WIB di parkiran apartemen.
Pria ini tidak asing dengan jeratan hukum, sebelumnya ia sudah pernah ditangkap terkait kasus yang sama. Namun, kembali ia terjebak dalam bisnis gelap yang merusak banyak generasi muda.
Dalam konferensi pers yang digelar di Mako Polrestabes Medan, Rabu (17/4), Kapolrestabes Medan Kombes Teddy Marbun menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil dari upaya tim kepolisian yang terus mengawasi dan menindak tegas peredaran narkoba di kota ini.
Penangkapan di Apartemen: Tas Jinjing Berisi SabuDetik-detik penangkapan AFS terjadi di parkiran apartemen, saat ia hendak meninggalkan tempat tersebut dengan membawa dua tas jinjing. Namun, apa yang tersembunyi di dalam tas-tas tersebut membuat polisi semakin yakin bahwa mereka menangkap pria yang cukup berperan dalam peredaran narkoba di wilayah itu.
“Dari penggeledahan tersebut, penyidik menemukan 20 bungkus plastik teh cina berisi sabu di dalam tas jinjing yang dibawa pelaku,” kata Teddy Marbun.
Tak hanya itu, tim kepolisian juga melakukan pengembangan ke dalam kamar tempat istirahat AFS. Di sana, mereka menemukan tambahan barang bukti berupa paket sabu yang disimpan dalam laci lemari. Totalnya, ditemukan 24 bungkus dengan sabu seberat 23,800 gram.
Pengakuan Terkait Penyuplai SabuDalam pemeriksaan lebih lanjut, AFS mengakui bahwa sabu tersebut didapat dari bosnya yang berinisial WN. Ini membuka pintu untuk penyidikan lebih lanjut terhadap jaringan penyuplai narkoba di wilayah ini.
“AFS mengaku mendapatkan sabu ini dari bosnya berinisial WN. Ini sedang didalami,” tambah Teddy Marbun.
Diketahui, AFS mendapatkan narkoba dari WN sebanyak 30 kg dengan nilai mencapai Rp 9 miliar. Informasi mengejutkan ini menggambarkan seberapa luas dan terorganisirnya bisnis gelap yang meresahkan masyarakat.
Jejak Kriminal yang Tak TerbendungAFS bukanlah orang baru dalam dunia kejahatan ini. Sebelumnya, ia sudah pernah ditangkap terkait kasus narkoba pada tahun 2013 dan 2017. Namun, kenyataannya, ia kembali terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut setelah bebas dari hukuman.
“Setelah itu ditangkap Direktorat Narkoba (Polda Sumut) tahun 2017 dengan barang bukti 98 gram dan divonis 8 tahun. Dan sekarang baru keluar, Februari 2023, lalu ditangkap lagi,” ungkap Teddy Marbun.
Pencapaian Kejahatan yang MengkhawatirkanTeddy Marbun juga menyoroti besarnya nilai bisnis gelap ini. Sabu seberat 30 kg jika berhasil diedarkan akan memberikan untung sekitar Rp 300 juta bagi AFS. Namun, berkat tindakan tegas kepolisian, upaya tersebut dapat digagalkan sebelum semakin merusak banyak generasi muda.
Kepolisian kini tengah giat melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait jejak WN sebagai penyuplai narkoba tersebut. Penangkapan AFS juga merupakan peringatan keras bagi siapa pun yang berniat terlibat dalam kegiatan ilegal yang merusak kehidupan banyak orang.
Dengan tegas, penahanan AFS mengikuti Pasal 114 ayat 2 Subs 112 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Saat ini, AFS telah ditahan di Satresnarkoba Polrestabes Medan, menunggu proses hukum yang akan menentukan nasibnya di masa mendatang. Semoga, tindakan hukum yang tegas dapat menjadi pelajaran berharga bagi para pelaku kejahatan serupa di masa yang akan datang.
(K/09)
SERDANG BEDAGAI Seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Ular, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera
PERISTIWA
JAKARTA Pengguna Android ternyata dapat mengetahui sisa masa dukungan perangkat dengan cara yang cukup mudah. Informasi ini penting untu
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemkot) Medan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan program keringanan Pajak Bumi dan Bangunan (PB
EKONOMI
JAKARTA Komisi VIII DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi potensi kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027.
NASIONAL
KISARAN Kelangkaan semen dan besi mulai dirasakan di wilayah Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara. Kondisi tersebut me
EKONOMI
LANGKAT Penetapan Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim sebagai tersangka dugaan suap proyek dan gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan
POLITIK
JAYAPURA TNI akan memperkuat pengamanan di sejumlah wilayah rawan di Papua dengan menambah penempatan aparat keamanan. Langkah ini diamb
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Hukum (Kemenkum) memastikan akan mempercepat proses permohonan kewarganegaraan bagi anakanak yang berstatus statele
NASIONAL
BANDA ACEH Sebanyak 141 peserta dinyatakan lulus terpilih dalam seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di Polda Aceh. Sela
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bergerak cepat menindaklanjuti berbagai keluhan masyarakat saat menghadiri program Sapa W
PEMERINTAHAN