BREAKING NEWS
Sabtu, 04 Juli 2026

Rico Waas Gerak Cepat Benahi Medan Labuhan, Banjir, Jalan Rusak hingga LPJU Langsung Ditangani

Abyadi Siregar - Sabtu, 04 Juli 2026 20:03 WIB
Rico Waas Gerak Cepat Benahi Medan Labuhan, Banjir, Jalan Rusak hingga LPJU Langsung Ditangani
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bergerak cepat menindaklanjuti berbagai keluhan masyarakat saat menghadiri program Sapa Warga di Masjid Al Hijrah, Kompleks BTN, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (4/7/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bergerak cepat menindaklanjuti berbagai keluhan masyarakat saat menghadiri program Sapa Warga di Masjid Al Hijrah, Kompleks BTN, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (4/7/2026). Penanganan banjir, perbaikan jalan, lampu penerangan jalan umum (LPJU), hingga pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) menjadi fokus utama yang langsung mendapat respons dari orang nomor satu di Kota Medan tersebut.

Dalam kegiatan yang turut dihadiri sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Medan itu, Rico Waas tidak hanya mendengarkan aspirasi masyarakat, tetapi juga langsung menginstruksikan jajarannya agar segera menyiapkan langkah penyelesaian terhadap berbagai persoalan yang selama ini dikeluhkan warga.

Salah satu keluhan datang dari Hera Sianturi, warga Kelurahan Besar, yang mengungkapkan banjir masih menjadi persoalan utama di kawasan Kompleks BTN. Menurutnya, banjir yang terjadi berulang kali sangat menyulitkan warga, terutama lanjut usia dan para janda yang rumahnya berada di dataran lebih rendah.

Baca Juga:

"Kami yang masih muda dan kuat saja merasa letih menghadapi banjir yang datang berkali-kali. Apalagi orang tua dan para janda yang tinggal di sini," ujar Hera.

Hera menilai kerusakan tanggul di sekitar kawasan menjadi salah satu penyebab utama banjir. Kondisi wilayah yang menyerupai cekungan membuat air mudah menggenang sehingga warga berharap pemerintah membangun tanggul pembatas yang lebih kokoh untuk mencegah luapan air.

Menanggapi hal itu, Rico Waas menegaskan Pemerintah Kota Medan berkomitmen menyelesaikan persoalan banjir secara menyeluruh. Ia meminta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) segera menyiapkan cetak biru penanganan banjir beserta kebutuhan anggarannya.

"Kalau mau kita kerja, kita kerja jangan tanggung-tanggung. Kalau tanggung-tanggung, sampai kapan pun kita begini terus. Saya minta SDABMBK membenahi dan melaporkan kebutuhan pembiayaannya," tegas Rico.

Menurutnya, kondisi geografis Kompleks BTN kini semakin kompleks dan mulai menyerupai kawasan rawa. Indikatornya terlihat dari genangan air di saluran pembuangan yang terus bertahan, dipenuhi lumut, hingga berubah warna menjadi hijau.

Karena itu, selain pembangunan infrastruktur secara bertahap, Rico juga meminta pihak kecamatan melakukan pendataan elevasi seluruh rumah warga sebelum pelaksanaan peninggian badan jalan.

Selain persoalan banjir, Rico memastikan perbaikan jalan rusak akibat genangan akan segera direalisasikan. Ia menyebut proses tender telah berjalan dan dalam waktu dekat jalan utama menuju kawasan masjid akan dibeton.

"Terkait keluhan jalan rusak akibat genangan, proses tender sudah berjalan. Dalam waktu dekat material akan diuji coba untuk langsung mengecor beton jalan utama dari depan hingga area masjid," jelasnya.

Keluhan lain yang disampaikan warga berkaitan dengan lampu penerangan jalan umum (LPJU). Titi, salah seorang warga, mengaku banyak lampu jalan di lingkungannya mati bahkan hilang akibat pencurian sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi tindak kriminal pada malam hari.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Belajar dari Jepang-Korsel, Mendes Siapkan Jurus agar Desa Indonesia Tak Bernasib Kosong
Imparsial Desak Polisi dan Komnas HAM Usut Tuntas Kematian 5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih
30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Siap Diterjunkan Mulai Agustus, Pemerintah Pacu Kebangkitan Ekonomi Desa
Kemhan Siapkan Santunan Rp118 Juta untuk Peserta Latsarmil yang Meninggal
5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Saat Pelatihan, Kemhan-Kemenkes Bentuk Tim Investigasi
Bupati Simalungun Hadirkan Pelayanan Terpadu di Bandar Masilam, Warga Nikmati Layanan Gratis
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru