Ketika Sirkular Ekonomi, QRIS dan Dana Murah Bertemu Dalam Satu Skema
Oleh Agus SantosoKREDIT Mikro 8 dan Tantangan Membangun Ekosistem Pembiayaan InklusifTerbitnya PerMenKo No. 7 Tahun 2026 tentang Kredit Pe
OPINI
JAKARTA -Tersangka kasus pemotongan insentif ASN di lingkungan Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali alias Gus Muhdlor, menuai perhatian setelah tidak memenuhi panggilan KPK hari ini dengan alasan sakit. Kabar ini menjadi sorotan terkait upaya penegakan hukum di Indonesia.
Dalam berita yang diungkapkan, terdapat catatan menarik terkait surat sakit yang dikirimkan oleh Gus Muhdlor. Meskipun tercantum bahwa dia sedang dirawat di RSUD Sidoarjo Barat sejak 17 April 2024, sampai dengan waktu yang tidak ditentukan, namun KPK menilai surat tersebut agak aneh dan kurang jelas.
Ali Fikri, Kabag Pemberitaan KPK, menjelaskan bahwa surat tersebut tidak memberikan penjelasan yang memadai terkait alasan sakit Gus Muhdlor. Hal ini menjadi fokus analisis KPK terkait kerja sama yang diharapkan dari pihak yang bersangkutan dalam proses penyelidikan.
Selain itu, Ali juga memberikan peringatan bagi dokter yang mengeluarkan surat sakit tersebut. Dia menyoroti pentingnya agar dokter juga mematuhi standar etika dan integritas dalam memberikan keterangan kesehatan yang akurat.
Perhatian terhadap penanganan kasus korupsi dan penegakan hukum menjadi hal yang krusial dalam menjaga keadilan di masyarakat. Respons dari pihak-pihak terkait, baik dari KPK maupun pihak yang bersangkutan, menjadi bagian penting dalam proses ini.
Keseriusan KPK dalam menangani kasus ini juga tercermin dari panggilan yang telah disampaikan kepada Gus Muhdlor sebagai tersangka. Meskipun ada permohonan penundaan pemeriksaan, namun penegakan hukum tetap diupayakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kasus ini menggarisbawahi pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan dalam tata kelola pemerintahan, terutama terkait pengelolaan keuangan dan insentif bagi aparatur sipil negara. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama dalam memastikan keadilan dan integritas dalam penyelenggaraan negara.
(K/09)
Oleh Agus SantosoKREDIT Mikro 8 dan Tantangan Membangun Ekosistem Pembiayaan InklusifTerbitnya PerMenKo No. 7 Tahun 2026 tentang Kredit Pe
OPINI
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya mendorong kepengurusan baru Karang Taruna Sumatera Utara agar semakin solid, tertib, dan aktif
PEMERINTAHAN
MEDAN Ribuan jajaran Pemerintah Kota Medan larut dalam suasana penuh kegembiraan saat mengikuti Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan Republ
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan kepedulian sosial dalam membangun Kota Medan
PEMERINTAHAN
KUPANG Presiden Prabowo Subianto batal meninjau langsung korban gempa di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (22/8/2026).
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang masuk melalui jalur penerimaa
NASIONAL
BINJAI DPD Brigade Kartini AMPI Kota Binjai bersama DPD AMPI Kota Binjai menggelar Gebyar Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Tribun M
NASIONAL
BANDA ACEH Polresta Banda Aceh menetapkan pria berinisial MA (32), warga Kecamatan Ulee Kareng, sebagai tersangka dalam kasus dugaan keker
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Semangat kemerdekaan Republik Indonesia akan kembali terasa meriah di Kabupaten Batu Bara. Dalam rangka memperingati Hari Ulan
NASIONAL
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menghadiri pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pe
EKONOMI