Kawasan SEJALAN Diusulkan Jadi Kampung Kreatif Sumut Berkah, Ini Potensinya
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai mematangkan persiapan menghadapi Verifikasi dan Validasi (Verval) Lapangan Program Kampung Kre
PEMERINTAHAN
Jakarta – Baru-baru ini, media sosial X diramaikan dengan keluhan warganet mengenai sebuah iklan lowongan kerja untuk posisi Customer Service yang ternyata mengarah pada pekerjaan sebagai admin judi online. Iklan lowongan kerja ini sebelumnya diposting di platform Jobstreet, namun kini sudah dinonaktifkan (disuspend) oleh pihak Jobstreet setelah mendapat sorotan.
Menanggapi hal tersebut, Head of Social & PR Indonesia Jobstreet by SEEK, Adham Somantrie, memberikan sejumlah tips untuk mengenali iklan lowongan kerja yang menipu. Menurut Adham, para pelamar kerja harus berhati-hati dengan peluang yang tampaknya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, karena hal ini biasanya merupakan penipuan.
Adham menekankan agar pelamar kerja tidak mudah percaya jika pengiklan atau pemberi kerja meminta uang muka dengan alasan untuk memperlancar proses lamaran kerja. “Pengiklan atau pemberi kerja asli TIDAK AKAN meminta uang atau detail bank atau kartu kredit,” katanya.
Selain itu, pelamar juga diminta untuk berhati-hati terhadap pengiklan yang meminta informasi pribadi yang tidak relevan dengan pekerjaan yang dilamar, seperti nomor file pajak, salinan KTP dan SIM, serta nomor rekening atau kartu kredit. “Informasi seperti itu hanya boleh diberikan setelah pelamar menerima tawaran kerja asli. Jangan pernah memberikan detail pribadi, seperti penampilan, status perkawinan, atau informasi login ke akun Jobstreet, kecuali sudah ada tawaran kerja yang jelas,” ujar Adham.
Adham juga mengingatkan untuk selalu memeriksa keaslian iklan lowongan kerja, email, atau pemberi kerja yang tampak mencurigakan. Sebagai contoh, perusahaan besar biasanya tidak menggunakan alamat email gratis seperti Hotmail untuk iklan lowongan mereka. Jika ragu, disarankan untuk menghubungi perusahaan secara langsung untuk memverifikasi keaslian iklan tersebut.
“Jika kamu mencurigai sebuah iklan lowongan kerja, jangan respons dan segera laporkan ke Jobstreet dengan menyertakan tautan iklan tersebut,” kata Adham. Ia juga mengingatkan pentingnya perangkat lunak antivirus yang terupdate untuk melindungi perangkat dari potensi ancaman.
Terakhir, Adham mengingatkan agar jika pelamar telah terlanjur memberikan detail rekening bank atau kartu kredit, segera menghubungi lembaga keuangan untuk meminta saran. Ia juga mengimbau agar pelamar berhati-hati terhadap email mencurigakan yang meminta informasi pribadi. “Jika kamu menerima email mencurigakan, sebaiknya segera dihapus dan jangan klik tautan atau membalasnya,” tambahnya.
(christie)
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai mematangkan persiapan menghadapi Verifikasi dan Validasi (Verval) Lapangan Program Kampung Kre
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau langsung pekerjaan normalisasi dan pembongkaran drainase di Jalan Listrik
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima audiensi pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tanjungbalai ya
PEMERINTAHAN
JAKARTA Perombakan Kabinet Merah Putih yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada awal Oktober 2026 dinilai belum menunjukkan perubah
POLITIK
JAKARTA Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto belum melantik Irjen Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya yang baru dalam rangkaian sera
NASIONAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan perombakan sejumlah jabatan di lingkungan Polri hanya dua hari setelah dilantik meng
NASIONAL
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Medan terh
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara memberikan tali asih kepada 495 siswa yang terdampak atau diduga mengalami keracunan setelah meng
NASIONAL
MEDAN PSMS Medan meraih poin penuh setelah mengalahkan Persikad Depok dengan skor telak 40 pada pekan keempat Pegadaian Championship 20
OLAHRAGA
JAKARTA Dugaan kebocoran data pribadi Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mencuat di media sosial. Isu tersebut men
SAINS DAN TEKNOLOGI