BREAKING NEWS
Jumat, 03 April 2026

Gus Samsudin Dikecam Polisi: ‘Plin-plan’ soal Video Bolehkan Tukar Pasangan

BITVonline.com - Kamis, 29 Februari 2024 09:51 WIB
Gus Samsudin Dikecam Polisi: ‘Plin-plan’ soal Video Bolehkan Tukar Pasangan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BLITAR – Polda Jatim mengambil alih kasus kontroversial yang melibatkan Gus Samsudin, seorang yang terlibat dalam video viral yang membolehkan ‘bertukar pasangan’ di wilayah Polres Blitar. Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Dirmanto, mengungkapkan bahwa setelah pemeriksaan awal oleh Polres Blitar, Gus Samsudin dinilai tidak konsisten dalam menjelaskan lokasi pembuatan konten tersebut.

“Bicaranya plin-plan terkait lokasi pembuatan konten. Awalnya, dia mengatakan dibuat di Bogor, namun setelah pemeriksaan mendalam oleh Polres Blitar, kejadiannya ternyata di Ponggok, wilayah hukum Polres Blitar Kota,” jelas Dirmanto, seperti yang dilaporkan oleh Antara, Kamis (29/2/2024).

Untuk memastikan kelancaran proses penyelidikan, kasus ini kemudian diambil alih oleh Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim.”Dengan demikian, untuk memastikan kecepatan pemeriksaan selanjutnya, kasus ini diambil alih oleh Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim,” tambahnya.

Saat ini, penyidik masih terus melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap Gus Samsudin, yang masih berstatus sebagai saksi.”Dalam proses pendalaman ini, penyidik telah meminta keterangan dari tiga orang, termasuk Samsudin dan individu yang membuat atau merekam konten video tersebut,” ungkapnya.

Sebelumnya, Gus Samsudin membuat konten yang memicu kontroversi mengenai ‘bertukar pasangan’ suami istri. Dalam video tersebut, terlihat seorang lelaki berpakaian seperti kiai lengkap dengan sorban dan seorang perempuan bercadar. Lelaki tersebut menyatakan bahwa bertukar pasangan suami istri diperbolehkan menurut hukum Islam, dengan syarat jika keduanya memiliki rasa saling suka.

(AS)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru