BREAKING NEWS
Minggu, 05 April 2026

Pelaku Pembacokan Remaja di Belawan Ditangkap Setelah 1,5 Bulan Buron

BITVonline.com - Rabu, 28 Februari 2024 05:54 WIB
Pelaku Pembacokan Remaja di Belawan Ditangkap Setelah 1,5 Bulan Buron
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Kepolisian akhirnya berhasil menangkap pelaku pembacokan yang menyebabkan seorang remaja tewas dan satu lainnya terluka di Jalan Selebes, Kota Medan. Tersangka bernama Dimas (19) berhasil ditangkap setelah menjadi buronan selama 1,5 bulan, demikian diungkapkan oleh Kapolsek Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban pada Rabu (28/2).

Menurut keterangan dari Kapolsek Janton Silaban, penangkapan tersangka dilakukan di Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Meskipun tersangka sudah berhasil ditangkap, namun petugas masih memburu satu pelaku lainnya yang terlibat dalam peristiwa tragis tersebut.

“Selain tersangka, petugas juga sedang memburu satu pelaku lainnya. Tersangka ini ditangkap di Kabupaten Siak, Provinsi Riau,” ungkap Janton.

Peristiwa tragis ini terjadi ketika dua remaja bernama Ferdi (18) dan Fadillah Hambali (18) menjadi korban pembacokan di Jalan Selebes, Kota Medan. Ferdi meninggal dunia akibat luka-lukanya, sementara Fadillah mengalami luka serius di tangan.

Kronologi peristiwa tersebut bermula pada Jumat (5/1) sekitar pukul 02.00 WIB, ketika dua pelaku berinisial FS dan MD datang ke lokasi dengan membawa senjata tajam berupa celurit panjang. Mereka menyerang Ferdi dan Fadillah, menyebabkan Ferdi mengalami luka sobek di beberapa bagian tubuhnya dan meninggal dunia, sementara Fadillah mengalami putusnya salah satu jarinya.

Kepala Kepolisian setempat, Henman, menyatakan bahwa peristiwa ini diduga dipicu oleh dendam lama pelaku terhadap korban. “Karena sudah hampir seminggu pelaku mencari korban,” ungkapnya

Saat ini, petugas masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang masih buron. Sementara itu, korban yang meninggal dunia akan segera dimakamkan, sementara korban yang terluka mendapatkan perawatan medis yang dibutuhkan.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan menyoroti pentingnya penegakan hukum dalam menangani tindak kejahatan, serta perlunya langkah-langkah pencegahan agar kekerasan semacam ini tidak terulang di masa yang akan datang.

(K/09)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru