Rico Waas Ingin Medan Tetap Hijau Meski 2.886 Pohon Ditebang untuk Proyek BRT Mebidang
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas atau Rico Waas menegaskan keinginannya agar Kota Medan tetap mempertahankan ruang hijau m
PEMERINTAHAN
JAKARTA — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi kemunculan fenomena iklim ekstrem yang disebut "Godzilla El Nino" mulai April 2026.
Fenomena ini berpotensi memicu musim kemarau panjang yang lebih kering di sejumlah wilayah Indonesia.
Peneliti Pusat Riset Iklim dan Cuaca Ekstrem BRIN, Erma Yulihastin, menjelaskan El Nino merupakan pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik ekuator yang berdampak pada berkurangnya pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.Baca Juga:
"Pembentukan awan dan hujan terkonsentrasi di atas Samudra Pasifik. Sebaliknya, wilayah Indonesia mengalami minim awan dan hujan," kata Erma, Sabtu, 4 April 2026.
Fenomena ini diperkirakan akan diperkuat oleh Indian Ocean Dipole (IOD) positif, yang ditandai dengan pendinginan suhu permukaan laut di sekitar Sumatera dan Jawa. Kombinasi keduanya diproyeksikan menekan curah hujan secara signifikan.
BRIN memperkirakan kondisi tersebut berlangsung sepanjang musim kemarau, yakni April hingga Oktober 2026.
Dampaknya, sebagian besar wilayah selatan Indonesia—terutama Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara Timur—akan mengalami kemarau kering.
Selain kekeringan, fenomena ini juga berpotensi mengganggu sektor pertanian, khususnya di wilayah lumbung padi nasional seperti pantai utara Jawa.
Di sisi lain, wilayah timur laut Indonesia seperti Sulawesi dan Maluku diprediksi tetap mengalami curah hujan tinggi yang berisiko memicu banjir.
Tak hanya itu, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkirakan meningkat di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan seiring kondisi kering yang berkepanjangan.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau mulai berlangsung sejak April 2026 dan meluas secara bertahap hingga Juni di sebagian besar wilayah Indonesia.
Seiring kondisi tersebut, pemerintah didorong untuk mengantisipasi dampak kekeringan, termasuk menjaga ketahanan pangan dan mengoptimalkan produksi komoditas seperti garam di wilayah selatan Indonesia.*
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas atau Rico Waas menegaskan keinginannya agar Kota Medan tetap mempertahankan ruang hijau m
PEMERINTAHAN
JAKARTA Usia manusia yang mencapai 100 tahun atau lebih selalu menjadi perhatian dunia. Kelompok yang dikenal sebagai centenarian ini di
KESEHATAN
JAKARTA Partai Gerindra menyatakan optimistis tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan kembali menin
POLITIK
JAKARTA Kehadiran layar sentuh atau touchscreen membuat tombol fisik pada smartphone semakin jarang ditemukan. Hampir seluruh ponsel mod
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Pemerintah resmi menaikkan biaya permohonan pewarganegaraan atau naturalisasi bagi warga negara asing (WNA) yang ingin menjadi w
NASIONAL
BATU BARA Peristiwa dugaan pencurian komponen sepeda motor yang terjadi di halaman Masjid Al Muallim, Dusun Mesjid, Desa Lalang, Kecamat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam pada perdagangan Sabtu, 1 Agustus 2026, bergerak bervariasi untuk setiap uku
EKONOMI
JAKARTA Harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional pada akhir pekan sekaligus memasuki awal Agustus 2026 mengalami pergerakan yang
EKONOMI
JAKARTA PT Pertamina Patra Niaga menjelaskan alasan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang mulai berlaku pada 1 Agus
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah mulai menyiapkan rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia pa
NASIONAL