Di Balik Kasus BGN: Rapuhnya Sistem Merit Birokrasi
OlehM. Harry Mulya ZeinKASUS yang tengah menyeret pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak semestinya hanya dibaca sebagai persoalan hukum
OPINI
LAMPUNG TENGAH – Polisi berhasil menangkap delapan tersangka yang terlibat dalam jaringan narkoba yang dipimpin oleh Fredy Pratama, seorang dalang kejahatan narkotika yang telah meresahkan masyarakat. Salah satu tersangka yang menarik perhatian adalah seorang oknum pegawai BNN Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) yang dikenal dengan inisial MY. Dalam pengungkapan ini, MY diduga terlibat dalam kegiatan ilegal sebagai kurir.
Menurut penjelasan yang disampaikan oleh Helmy, oknum pegawai BNN ini, yang diidentifikasi sebagai MY, disinyalir telah terlibat dalam kegiatan pengiriman narkotika jenis sabu sebanyak sembilan kali. Pengakuan dari tersangka menunjukkan bahwa ia telah terlibat dalam mengirimkan paket sabu sebanyak itu dalam periode waktu yang tidak dapat dipandang remeh.
Dari catatan yang berhasil dikumpulkan, terungkap bahwa selama menjalankan aksinya sebagai kurir, MY berhasil meraih keuntungan sebesar Rp 2,3 miliar. Angka tersebut mencerminkan seberapa besar dampak negatif yang dapat dihasilkan oleh peredaran narkotika dalam masyarakat, serta seberapa besar potensi keuntungan yang dikejar oleh para pelaku kejahatan ini.
Keterlibatan seorang oknum pegawai BNN dalam jaringan narkoba menjadi sorotan tersendiri karena menunjukkan betapa perlu adanya pengawasan dan penegakan hukum yang tegas dalam lembaga penegak hukum sendiri. Keberadaan oknum seperti ini merusak kepercayaan publik terhadap integritas dan profesionalitas lembaga yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam memerangi peredaran narkotika.
Penangkapan delapan tersangka, termasuk MY, menjadi langkah signifikan dalam upaya memberantas jaringan narkoba yang meresahkan masyarakat. Namun demikian, upaya ini harus terus dilanjutkan dengan investigasi yang lebih mendalam serta penegakan hukum yang adil dan tegas terhadap para pelaku kejahatan narkotika. Hanya dengan langkah-langkah konkret seperti itu, masyarakat dapat merasa lebih aman dan terlindungi dari ancaman peredaran narkotika yang merusak generasi muda dan mengganggu ketenteraman serta keamanan sosial secara umum.
(A/08)
OlehM. Harry Mulya ZeinKASUS yang tengah menyeret pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak semestinya hanya dibaca sebagai persoalan hukum
OPINI
JAKARTA Bulan Muharram kembali menjadi penanda awal Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Selain termasuk salah satu bulan yang dimuliakan dala
AGAMA
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2026 kembali menjadi salah satu skema pembiayaan yang banyak diminati pelaku Usaha Mikro,
EKONOMI
JAKARTA Pasar ponsel pintar Samsung di Indonesia kembali bergerak dinamis memasuki pertengahan 2026. Sejumlah lini Galaxy, mulai dari ke
SAINS DAN TEKNOLOGI
TABANAN Pemerintah Kabupaten Tabanan menekankan pentingnya peran operator desa dalam memperkuat publikasi pembangunan berbasis data desa
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumut untuk mempercepat pelaksa
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan komitmennya memperkuat efektivitas pengelolaan pengaduan pelayanan publik sebagai ba
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan melalui Sistem Akuntabilitas Kinerja In
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi peluncuran film Samudera yang seluruh proses produksinya melibatkan talenta
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ribuan alat berat dari berbagai instansi dikerahkan untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Ac
NASIONAL