Pigai: Jangan Percaya Lembaga Survei di Indonesia, Banyak yang Abal-Abal
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Rajiv, Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Jawa Barat yang juga Wabendum Timnas AMIN, sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Rajiv menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, dimana ia mengungkapkan bahwa ia ditanya sebanyak 10 pertanyaan oleh penyidik. Meskipun tidak merinci materi pertanyaan tersebut, Rajiv menyatakan keyakinannya bahwa KPK dan penyidik adalah profesional dalam mengusut kasus ini.
Sebelumnya, Rajiv telah berhalangan hadir pada panggilan sebelumnya pada Jumat (26/1) dan meminta penjadwalan ulang untuk pemeriksaannya.
Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan SYL, Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan nonaktif Muhammad Hatta, serta Sekjen Kementan nonaktif Kasdi Subagyono sebagai tersangka, diduga melakukan pemerasan dan gratifikasi terhadap ASN di Kementan.
KPK menduga bahwa SYL, Kasdi, dan Hatta telah menikmati dana sebesar Rp 13,9 miliar yang diduga berasal dari pemerasan terhadap ASN Kementan. Selain itu, SYL juga dijerat dengan dugaan tindak pidana pencucian uang karena diduga menggunakan dana tersebut untuk keperluan pribadi seperti membayar cicilan Alphard, perawatan wajah, hingga umrah.
https://youtu.be/psLmu6WZWYs
Terhadap pemeriksaan Rajiv, Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan hanya memberikan tanggapan singkat bahwa mereka akan menjalani proses yang ada tanpa memberikan komentar lebih lanjut.
Pemeriksaan tersebut menambah rentetan perkembangan dalam kasus korupsi yang tengah diusut oleh KPK, menunjukkan komitmen lembaga tersebut dalam memberantas praktik korupsi di Indonesia.
(A/08)
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Seorang pengemudi mobil, Sapriadi (47), diamuk warga setelah diduga meninggalkan lokasi kecelakaan lalu lintas di Kota P
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat emosional saat berdebat dengan petugas Badan Nasional P
PERISTIWA
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL