Dugaan Penyimpangan Proyek Rehab SLB Batu Bara Rp1,7 Miliar Dilaporkan ke Kejari
BATU BARA Dugaan penyimpangan dalam proyek rehabilitasi asrama SLB Negeri Batu Bara tahun anggaran 2024 senilai Rp1,7 miliar dilaporkan
HUKUM DAN KRIMINAL
JABAR-Kematian misterius seorang bapak dan anak di dalam rumah di Koja, Jakarta Utara, masih menyisakan banyak pertanyaan dan belum menemui titik terang. Polisi telah melakukan berbagai upaya untuk mengungkap penyebab kematian tragis ini, termasuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti yang mencakup dokumen, ponsel, serta obat-obatan dari rumah korban.
Meskipun pihak kepolisian telah melakukan berbagai langkah investigasi, mereka masih mencari bukti-bukti tambahan yang dapat membantu menjelaskan kasus ini secara lebih detail. Polisi telah menelusuri sejumlah titik di dalam rumah korban dan menggali informasi dari berbagai sumber untuk mengungkap kebenaran di balik kematian bapak dan anak tersebut.
Dalam perkembangan kasus ini, polisi juga menemukan dua orang lainnya di dalam rumah yang sama, yakni istri dan anak perempuan korban. Keduanya ditemukan dalam kondisi lemas, dan polisi telah menyediakan Tim Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) untuk mengawal penanganan medis mereka di rumah sakit.
https://youtu.be/OytA1-zkm3I
Masyarakat sekitar mengungkapkan bahwa keluarga korban dikenal sebagai keluarga yang tertutup dan jarang bersosialisasi dengan tetangga. Kasus ini bermula dari kesaksian warga yang mencium aroma tak sedap dari rumah korban, yang kemudian mengundang perhatian dan respons dari pihak berwenang.
Seorang kriminolog dari Universitas Indonesia, Adrianus Meliala, mengamati bahwa terdapat pola yang serupa dengan kasus penemuan jasad keluarga di beberapa lokasi lainnya, seperti Depok, Jawa Barat, dan Kalideres, Jakarta Barat, yang terjadi beberapa waktu sebelumnya. Dalam hal ini, Adrianus mencatat tiga kemungkinan penyebab kematian yang perlu dipertimbangkan. Pertama, adanya penyakit terminal atau penyakit kronis yang tidak ditangani secara medis, mungkin karena alasan pribadi atau finansial. Kedua, gaya hidup yang menarik diri dari masyarakat yang pada akhirnya membuat seseorang rentan ketika membutuhkan bantuan. Ketiga, kemungkinan niat bunuh diri, yang bisa dipicu oleh dua penyebab sebelumnya.
Jenazah ayah dan anak akhirnya dimakamkan setelah dilakukan otopsi di RS Polri Kramat Jati. Meskipun kematian ini tetap menjadi misteri, penelusuran dan investigasi terus berlanjut untuk mencari jawaban atas kasus tragis ini.
(DADANG)
BATU BARA Dugaan penyimpangan dalam proyek rehabilitasi asrama SLB Negeri Batu Bara tahun anggaran 2024 senilai Rp1,7 miliar dilaporkan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan vonis terhadap tiga terdakwa dalam perkara dugaan korups
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Paskah 2026 kepada umat Kristiani di Indonesia. Ia mengajak
NASIONAL
JAKARTA PSSI menegaskan proses naturalisasi pemain diaspora yang memperkuat Timnas Indonesia telah dilakukan secara sah sesuai ketentuan
OLAHRAGA
JAKARTA Tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 diperkirakan masih tinggi di tengah ketidakpastian global. S
EKONOMI
TORAJA UTARA Perkelahian yang melibatkan aparat keamanan terjadi di sebuah tempat hiburan malam di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Sela
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Presiden ke7 RI Joko Widodo menilai keputusan pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto untuk tidak menaikkan harga bahan
EKONOMI
JAKARTA Panglima TNI Agus Subiyanto menginstruksikan prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon untuk menghentikan selu
NASIONAL
JAKARTA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi kemunculan fenomena iklim ekstrem yang disebut Godzilla El Nino mulai Apri
NASIONAL
TEHERAN Pemerintah Iran mendesak negaranegara Arab untuk mengusir pasukan Amerika Serikat dari pangkalan militer di kawasan Timur Tenga
INTERNASIONAL