Modal Usaha Mudah! BCA Tawarkan KUR 2026 Hingga Rp100 Juta, Ini Syarat dan Simulasi Angsuran
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Central Asia (BCA) menjadi salah satu pilihan pembiayaan yang banyak diminati pelaku
EKONOMI
TANGGERANG -Setelah lama dicari, Kepala Desa Kohod, Arsin bin Asip, akhirnya muncul di hadapan publik. Kehadirannya ini sekaligus menanggapi spekulasi yang menyebutkan dirinya kabur setelah kasus pagar laut di Tangerang, Banten, yang kini tengah ditangani oleh penegak hukum.
Arsin, yang didampingi oleh dua kuasa hukumnya, Yunihar Arsyad dan Rendy Kurniawan, menggelar konferensi pers di kediamannya di Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (14/2/2025). Dalam konferensi pers tersebut, Arsin memberikan penjelasan terkait dugaan pemalsuan dokumen Sertifikat Hak Guna Bangun (SHGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) yang melibatkan pembangunan pagar laut sepanjang 30,6 km di pesisir Tangerang.
Kondisi Kesehatan Arsin
Pada kesempatan tersebut, Arsin tampak mengenakan baju muslim putih, peci hitam, dan sarung. Jam tangan emas terlihat melingkar di tangannya. Meskipun demikian, kondisi kesehatannya tampak kurang baik. Arsin terlihat lesu dan terus batuk selama konferensi pers berlangsung. Ia juga tampak sering minum air putih untuk meredakan rasa gatal di tenggorokannya.
Kuasa hukum Arsin, Yunihar Arsyad, mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan kliennya sedang kurang baik, yang diakibatkan oleh proses hukum yang sedang dihadapinya. Arsin sendiri mengaku sempat diberikan obat oleh pihak Bareskrim Polri saat diperiksa.
Bantah Kabur dan Menjadi Korban
Arsin juga membantah rumor yang menyebutkan dirinya kabur ke luar negeri. "Tidak benar klien kami kabur ke luar negeri atau menghilang. Faktanya, klien kami selalu berada dan tinggal di Desa Kohod," kata Yunihar, kuasa hukum Arsin.
Lebih lanjut, Arsin mengungkapkan bahwa dirinya merasa menjadi korban dalam perkara ini. Ia mengakui bahwa masalah ini terjadi akibat ketidak hati-hatiannya dalam melakukan pelayanan publik di Desa Kohod.
"Saya juga adalah korban dari perbuatan yang dilakukan oleh pihak lain," ungkap Arsin. Ia menyatakan bahwa ketidakpahamannya terhadap prosedur birokrasi dan ketergantungan pada pihak ketiga menyebabkan masalah ini terjadi.
Pelaku Utama dan Tanggung Jawab
Menurut pengakuan kuasa hukum Arsin, ada dua sosok yang terlibat dalam kasus ini, yang berinisial SP dan C. Yunihar mengungkapkan bahwa Arsin hanya menjadi korban karena kurangnya pengetahuan dalam hal birokrasi dan terlalu percaya kepada pihak ketiga yang menawarkan bantuan dalam pengurusan sertifikat tanah.
Arsin menegaskan bahwa ia tidak terlibat langsung dalam penerbitan SHM dan SHGB yang menyebabkan munculnya pagar laut tersebut.
Evaluasi dan Komitmen
Meskipun terjerat dalam kasus ini, Arsin berjanji akan mengevaluasi kinerjanya sebagai kepala desa agar masalah serupa tidak terjadi lagi di masa depan. Ia juga berharap agar proses hukum tetap berjalan dengan asas praduga tidak bersalah hingga ada keputusan pengadilan yang final.
(gn/n14)
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Central Asia (BCA) menjadi salah satu pilihan pembiayaan yang banyak diminati pelaku
EKONOMI
BANDA ACEH Ramadhan telah berlalu, namun semangat ibadah yang tumbuh selama sebulan penuh diharapkan tidak ikut surut. Hal ini disampaik
AGAMA
JAKARTA Puasa sunnah merupakan ibadah yang dianjurkan dalam Islam dan memiliki banyak keutamaan. Namun, sebagian umat Islam masih memper
AGAMA
MEDAN Sumatra Utara selama ini identik dengan Danau Toba. Namun, di luar pesona danau vulkanik terbesar di dunia itu, provinsi ini menyimp
PARIWISATA
MEDAN Tradisi mangulosi dalam masyarakat Batak tetap bertahan sebagai bagian penting dalam setiap fase kehidupan manusia, mulai dari kel
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menerima kunjungan Komandan Batalyon Para Komando (Danyon Parako) 463 Pasgat, Letkol P
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mendorong penguatan sinergi antara Pemerintah Kota Medan dan Direktorat Jenderal Pajak
PEMERINTAHAN
TABANAN Babinsa Desa Buahan, Koramil 161901/Tabanan, Serda I Kadek Adi Surya Winata, mendampingi kegiatan vaksinasi rabies terhadap hew
KESEHATAN
DENPASAR Peringatan Hari Teater Sedunia yang jatuh pada 27 Maret 2026 dirayakan melalui kegiatan ramah tamah antara Ibu Putri Koster dan
SENI DAN BUDAYA
BADUNG Ketua Forum PUSPA Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menegaskan bahwa peran orang tua menjadi kunci utama dalam menciptakan
NASIONAL