DPC PKN Binjai dan Langkat Solid Hadiri Rakornas Sumut, Siap Kerja Nyata untuk Rakyat
MEDAN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Kota Binjai dan Kabupaten Langkat menghadiri Rapat Koordinasi Nasio
POLITIK
MEDAN - Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumut menghadiri pertemuan para pedagang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berjualan di Ladang Edukasi Sei Mencirim, Deliserdang, Sumut, Rabu (25/03/2026).
Pertemuan yang dirangkai dengan silaturrahim dan halal bil halal para pedagang itu, dihadiri puluhan para pelaku UMKM yang membuka lapak dagangan di Ladang Edukasi Sei Mencirim.
Baca Juga:
Dari 70 pedagang yang ada di Ladang Edukasi, hadir sekitar 30-an orang dalam acara yang difasilitasi owner Ladang Edukasi, Sei Mencirim, Suhendra.
Selain itu, hadir juga Kepala Bank Mandiri Cabang Yos Sudarso Medan Muhammad Hadinegara. Sementara dari MPM PWM Sumut, langsung dihadiri Ketua Maulana Malik Muttaqin, Sekretaris Abyadi Siregar dan Wakil Sekretaris Azrun Parinduri.
Pendampingan Masyarakat
Di hadapan puluhan pedagang UMKM, Maulana Malik Muttaqin menjelaskan, MPM PWM Sumut merupakan salah satu struktur dalam kepengurusan Muhammadiyah. MPM sendiri membidangi pemberdayaan masyarakat yang dilakukan dengan berbagai bentuk program.
Karena itu, pada kesempatan itu, Maulana menyampaikan, bila para pelaku usaha UMKM memiliki persoalan atau masalah dalam menjalankan usahanya, maka dapat disampaikan untuk bisa dianalisa lalu dilakukan pendampingan. Sebagai misal, menghadapi hambatan dalam kepengurusan administrasi di birokrasi dalam rangka pengembangan usaha, dapat disampaikan untuk diadvokasi oleh MPM.
Pada kesempatan itu, salah seorang pedagang mempertanyakan pengurusan sertifikasi halal. Menanggapi hal tersebut, Maulana meminta agar ditabulasi berapa pelaku UMKM yang membutuhkan sertifikasi halal. Bila sudah terdata dengan baik, maka MPM PWM Sumut akan melakukan pendampingan proses pengurusan ke Kementerian Agama (Kemenag).
Branding Tempat Usaha
Sementara itu, owner Ladang Edukasi Sei Mencirim, Suhendra menjelaskan, Ladang Edukasi Sei Mencirin merupakan fasilitas bagi para pelaku usaha UMKM untuk berjualan beranekaragam makanan dan jajanan sekaligus sarapan. Selain sebagai tempat wisata kuliner, Ladang Edukasi juga merupakan tempat belajar, bermain dan berilmu.
Sebagai manajemen pengelola, Suhendra menjelaskan, Ladang Edukasi Sei Mencirim akan terus berbenah untuk bisa menjadi tempat berusaha yang baik bagi para pedagang. Misalnya, seluruh pelaku UMKM di Ladang Edukasi Sei Mencirim, akan dilakukan branding dengan cara membuatkan plank nama setiap stand usaha. "Ini akan dilakukan kerjasama dengan Bank Mandiri," jelasnya.
MEDAN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Kota Binjai dan Kabupaten Langkat menghadiri Rapat Koordinasi Nasio
POLITIK
JAKARTA Anggota DPD RI/MPR RI Bustami Zainudin menilai penyematan julukan Bapak Infrastruktur kepada Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jok
NASIONAL
BANDA ACEH Tokoh perdamaian Aceh sekaligus mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengajak seluruh elemen masyarakat memanfaatkan 21
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menegur Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Pemata
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membeberkan perkembangan terbaru terkait gempa bumi yang mengguncang Nusa T
NASIONAL
SOLOK Percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Solok dan Kota Solok, Sumatera Barat, terus dikebut. Sejumlah sektor menjadi priori
NASIONAL
AGAM Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mulai memasuki tahap pelaksa
NASIONAL
NAGAN RAYA Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, mempercepat pemanfaatan tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk memulihkan lahan
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kenduri Diraja Negeri Deli yang akan digel
PEMERINTAHAN
JAKARTA Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu
PERISTIWA